IEDE NEWS

Jerman Mempercepat Energi Terbarukan: Lebih Banyak Turbin Angin

Iede de VriesIede de Vries
Foto oleh Dan Meyers di Unsplash — Foto: Unsplash

Jerman akan beralih dengan cepat ke lebih banyak energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil seperti batu bara dan lignit atau pada minyak dan gas Rusia.

Dalam waktu sepuluh tahun, produksi energi angin dan surya harus menggandakan, dan dalam dua puluh tahun taman turbin angin lepas pantai harus menghasilkan listrik sepuluh kali lebih banyak.

Dalam paket yang disebut ‘Paaspakket’ yang dipresentasikan oleh Menteri Ekonomi dan Iklim Robert Habeck (Partai Hijau) pada hari Rabu, juga diusulkan untuk secara signifikan memperluas produksi biogas. Dengan ini, Jerman bergabung dengan ‘paket energi’ yang dipresentasikan oleh Komisaris UE Frans Timmermans bulan lalu, sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina.

Rencana ini merupakan kompromi dalam debat yang terkadang kontroversial mengenai biomassa sebagai sumber energi terbarukan. Para pendukung mengatakan produksi biogas harus ditingkatkan agar menjadi kurang bergantung pada gas Rusia.

Serikat Petani Jerman (DBV) juga mendukung perluasan bioenergi, tetapi merasa rencana baru Jerman ini belum cukup jauh. Meskipun ada upaya, masih belum ada prospek finansial untuk pengoperasian instalasi biogas, menurut DBV.

Dari sudut pandang kritik bioenergi, semua lahan pertanian yang tersedia saat ini seharusnya terutama digunakan untuk produksi pangan, bukan untuk produksi pakan ternak atau biofuel. Usulan serupa saat ini juga sedang dibahas di tingkat UE.

Di mana pun penggunaan biogas memungkinkan tanpa penggunaan lahan tambahan, misalnya dengan memanfaatkan limbah yang sudah ada, menurut para ahli hal itu cukup tidak bermasalah.

Selain isu energi, menurut Menteri Pertanian Cem Özdemir, Paaspakket juga berkontribusi pada pemeliharaan dan penguatan wilayah pedesaan serta pendapatan pertanian. Ia melihat peluang untuk panel surya dan sistem fotovoltaik di lahan pertanian.

Serikat petani Jerman DBV kurang optimis tentang hal ini. Energi fotovoltaik menurut asosiasi ini "sebaiknya terutama dipasang di atap untuk melindungi wilayah pertanian sebanyak mungkin". 

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait