IEDE NEWS

Ketidakpuasan di Pedesaan Prancis Menjadi Masalah yang Semakin Besar bagi Macron

Iede de VriesIede de Vries
Petani Prancis memblokir jalan tol menuju Paris dengan traktor pada hari Senin dan mengadakan demonstrasi di parlemen. Mereka menentang kebijakan pertanian pemerintah serta rancangan undang-undang dari senator Duplomb. Kemarahan ini menyatukan serikat resmi dan kelompok radikal dari pedesaan Prancis.
Afbeelding voor artikel: Onvrede op Franse platteland wordt steeds groter probleem voor Macron

Aksi protes ini diumumkan bersama oleh federasi petani mapan FNSEA dan FRSEA yang lebih radikal yang memisahkan diri awal tahun ini. Dalam pengumuman mereka, kedua organisasi tersebut menyebutkan pemblokiran di sekitar Paris dan kota-kota lain. Mereka menuntut reformasi struktural dan prospek ekonomi yang lebih baik, serta menolak "jalan buntu ideologis" dalam debat parlemen.

Pemicu protes adalah rancangan undang-undang dari senator konservatif kanan Duplomb, yang dibahas pada hari Senin di Majelis Nasional. Rancangan tersebut bertujuan meringankan aturan lingkungan dan mengurangi birokrasi bagi petani. Menurut pendukungnya, ini harus memberikan kembali harapan bagi para petani. Sementara para penentang khawatir hal ini akan melemahkan standar lingkungan.

Debat mengenai undang-undang ini benar-benar mandek dalam politik Prancis. Partai kiri telah mengajukan lebih dari 3.300 amandemen yang memperlambat proses tersebut. Mereka menuduh Duplomb dengan rancangan ini mengatur kemunduran ekologis. Pemerintah Prancis saat ini belum menyatakan sikap resmi, tetapi kementerian menekankan pentingnya ‘transisi ekologi’.

Promotion

Hasil pemungutan suara di Majelis tampak sangat tidak pasti. Beberapa penentang telah mengumumkan akan mengajukan mosi penolakan agar rancangan undang-undang ini langsung diblokir. Pada saat yang sama, negosiasi intens sedang berlangsung di balik layar untuk mencari kompromi. Duplomb membela rancangan ini sebagai ‘rem darurat’ yang diperlukan bagi para petani.

Selain protes politik, kemarahan tumbuh mengenai pelestarian larangan penggunaan neonicotinoid. Menteri Lingkungan Pannier-Runacher menyatakan ingin mempertahankan larangan tersebut. Namun, banyak petani memandang bahan kimia ini sebagai hal yang tak tergantikan untuk budidaya tanaman mereka, dan menuntut pelonggaran aturan lingkungan dalam pertanian. 

Suasana di pedesaan Prancis sudah lama tegang. Pemisahan diri FRSEA yang radikal mencerminkan keresahan ini. Awal tahun ini mereka berhasil merebut beberapa kursi penting dalam pemilihan di dalam federasi resmi. 

Kelompok ini berdasar pada kombinasi frustrasi ekonomi dan ketidakpercayaan terhadap elit. Di beberapa media, gerakan ini dibandingkan dengan protes ‘rompi kuning’ tahun 2018, yang juga saat itu mendapat dukungan spontan.

Menurut beberapa sumber, risiko eskalasi tak terkendali semakin meningkat. Kombinasi stagnasi politik, tekanan ekonomi, dan petani yang memprotes membuat otoritas Prancis menjadi gugup. Bagi Presiden Macron, protes petani ini berpotensi berkembang menjadi simbol nasional baru ketidakpuasan.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion