IEDE NEWS

Marine Le Pen Tetap Calon Presiden Setelah Vonis

Iede de VriesIede de Vries
Marine Le Pen tetap menjadi calon dalam pemilihan presiden Prancis 2027, meskipun telah dijatuhi vonis di pengadilan banding karena penyalahgunaan dana subsidi. Sementara itu, Parlemen Eropa memulai penyelidikan baru mengenai pendanaan kelompok partai sayap kanan radikal di Eropa.
Marine Le Pen tetap calon presiden meskipun divonis atas penyalahgunaan dana Eropa. — Foto: Wikipedia

Pengadilan Banding di Paris menegaskan vonis sebelumnya atas penggunaan dana Eropa secara tidak sah yang diperuntukkan bagi staf Parlemen Eropa. Namun, hukuman yang dijatuhkan diubah, sehingga konsekuensi bagi masa depan politiknya berbeda dibandingkan putusan pertama.

Pemimpin Front National Prancis mengumumkan tak lama setelah putusan bahwa ia tidak akan menarik pencalonannya. Menurut survei opini, sayap kanan ekstrem dapat meraih suara terbanyak tahun depan; dalam pemilihan tersebut, Presiden Macron tidak dapat mencalonkan diri kembali.

Gelang Elektronik

Menurut Marine Le Pen, mengajukan kasasi ke Pengadilan Kasasi Prancis memberikan kesempatan untuk melanjutkan kampanye pemilihannya tanpa harus memakai gelang elektronik sementara waktu. Ia mengatakan akan memanfaatkan semua jalur hukum untuk mengajukan banding atas vonis tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah.

Promotion

Kasus ini berkaitan dengan dana subsidi Eropa yang menurut hakim tidak digunakan sesuai tujuan. Selain Le Pen, sejumlah pihak terkait juga dijatuhi vonis. Partainya juga dikenakan denda. Dengan demikian, skandal ini tidak hanya berdampak pada seorang politisi Prancis, tetapi juga pada organisasi partainya.

Bardella

Putusan ini langsung berdampak pada persiapan menuju pemilihan presiden Prancis. Selama ini, ada kemungkinan bahwa Jordan Bardella akan menjadi calon presiden partai jika Le Pen tak lagi memenuhi syarat untuk mencalonkan diri. Namun, skenario itu tampaknya saat ini tidak berlaku.

Le Pen dan Bardella justru menegaskan kerja sama mereka. Le Pen menyatakan Bardella akan menjadi perdana menteri jika ia memenangkan pemilihan presiden 2027. Bardella pun kembali menyatakan dukungan penuh pada pencalonannya. Keduanya menampilkan diri sebagai pasangan politik yang akan bersama-sama mengikuti pemilihan.

Sayap Kanan Ekstrem

Sementara itu, Parlemen Eropa memutuskan untuk memulai prosedur terpisah terhadap payung partai Eropa ESN, yang merupakan kerja sama berbagai partai sayap kanan radikal. Prosedur ini menyelidiki apakah kelompok tersebut masih memenuhi persyaratan untuk tetap diakui sebagai partai politik Eropa.

Prosedur tersebut dapat berakibat luas. Jika ditentukan bahwa syarat-syarat tidak lagi terpenuhi, partai sayap kanan ekstrem Eropa bisa kehilangan pengakuan dan pendanaan Eropa yang terkait. Jadi, ada dua berkas kasus yang berjalan paralel, keduanya membahas penggunaan dana Eropa dan pengawasannya, sementara dampak politiknya dirasakan baik di Prancis maupun di Parlemen Eropa.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion