IEDE NEWS

Parlemen Eropa Mengecam Perang Rusia Terhadap Ukraina

Iede de VriesIede de Vries
Parlemen Eropa telah mengeluarkan resolusi yang menentang agresi Rusia di Ukraina. Parlemen juga mendesak perlindungan efektif dan penampungan bagi sejumlah besar pengungsi dari Ukraina yang ditimbulkan oleh perang ini.

Resolusi Parlemen Eropa mendukung sanksi yang telah disepakati oleh negara-negara Uni Eropa beberapa hari terakhir dan menyerukan pembatasan impor minyak dan gas Rusia, pemutusan semua bank Rusia dari sistem pembayaran internasional SWIFT serta menuntut agar pipa gas Nord Stream 2 tidak dioperasikan secara permanen.

Banyak anggota Parlemen Eropa menekankan bagaimana invasi Rusia ke Ukraina menandai awal era baru bagi Eropa dan dunia. Mereka mengutuk agresi brutal Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kremlin serta mengungkapkan kekaguman mereka terhadap cara tentara dan rakyat Ukraina melawan serangan tersebut dan berjuang untuk tanah air, kebebasan, demokrasi, dan nilai-nilai Eropa bersama.

Beberapa anggota mendukung pengakuan aspirasi Eropa dan perjuangan kemerdekaan Ukraina dengan meningkatkan komitmen UE untuk memberikan status kandidat keanggotaan Uni Eropa kepada negara tersebut.

Yang lain menekankan pentingnya secara bersama-sama mengatasi dampak yang akan ditimbulkan sanksi terhadap Rusia pada ekonomi Eropa yang masih dalam pemulihan dari pandemi global, dengan memberikan dukungan kepada negara-negara yang paling terdampak, serta kepada perusahaan dan warga.

Anggota Parlemen Eropa dari GroenLinks, Bas Eickhout, mengatakan bahwa Uni Eropa dalam beberapa hari terakhir telah menunjukkan bahwa mereka dapat mengesampingkan tabu politik demi kepentingan besar kebebasan dan keamanan di Eropa. "Ini berarti UE harus mempercepat efisiensi energi dan transisi energi. Kita membutuhkan rencana yang tegas dan sosial untuk menghentikan ketergantungan kita pada minyak dan gas Rusia dengan cepat," ujar Eickhout.

Parlemen Eropa mendukung penerapan aturan Uni Eropa untuk perlindungan sementara pengungsi. Dengan cara ini, pengungsi dari Ukraina bisa langsung mendapatkan perlindungan tanpa harus menjalani prosedur suaka terpisah. Dengan demikian, mereka berhak langsung mendapatkan penampungan, akses pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, dan fasilitas penting lainnya di semua negara UE.

GroenLinks juga menginginkan agar reunifikasi keluarga pengungsi diatur secara cepat dan fleksibel serta agar pengungsi mendapatkan dukungan praktis untuk mencapai tempat penampungan mereka. "Sekarang saatnya Belanda dan negara-negara UE lainnya bekerja sama secara luas untuk pembagian pengungsi yang adil di seluruh UE dan segera mempersiapkan tempat penampungan. Kita tidak bisa membiarkan perselisihan lama tentang kebijakan suaka menghalangi," tegas Eickhout.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait