Parlemen Polandia menunda sementara pembahasan undang-undang hewan yang lebih ketat. Komisi Pertanian secara tak terduga membatalkan pembahasan undang-undang kesejahteraan hewan yang kontroversial pada hari Selasa. Rapat pleno parlemen yang dijadwalkan pada hari Rabu juga dibatalkan.
Organisasi pertanian Polandia karena itu membatalkan aksi blokade lalu lintas yang semula dijadwalkan hari ini di gedung-gedung pemerintahan di Warsawa. Mereka berharap penundaan ini merupakan awal dari pembatalan.
Otoritas Polandia belum memberikan penjelasan mengenai penundaan ini. Mungkin terkait dengan protes yang berlangsung bersamaan di parlemen menentang undang-undang anti-aborsi baru. Selain itu, Polandia juga memberlakukan pembatasan corona yang kian ketat.
Rancangan undang-undang tersebut selama beberapa bulan terakhir memicu demonstrasi besar di kota-kota dan desa-desa di wilayah pedesaan Polandia yang luas. Para petani Polandia menuduh politikus PiS melakukan 'serangan mendadak' (karena sebelumnya mereka tidak pernah membicarakannya) dan 'memaksa' (karena politikus PiS yang menentang diberhentikan dan diganti).
Seorang anggota parlemen Polandia mengatakan kemarin bahwa rancangan undang-undang itu akan 'dimatikan', namun belum jelas apakah itu berlaku untuk seluruh undang-undang atau hanya puluhan amandemen yang diajukan Senat Polandia. Juru bicara partai pemerintah PiS Polandia menyatakan bahwa Perdana Menteri Kaczynski tetap berpegang pada undang-undang hewan yang baru.
Undang-undang kesejahteraan hewan yang baru akan melarang penyembelihan tanpa bius, pembiakan cerpelai, serta memelihara babi dan ayam dalam kandang. Undang-undang baru ini akan menghentikan ekspor unggas halal Polandia yang besar ke negara-negara di Timur Tengah. Namun Senat telah melemahkan rancangan undang-undang itu dengan puluhan amandemen.
Amandemen tersebut pada dasarnya mempertahankan larangan penyembelihan ritual agar tidak berlaku bagi sektor unggas yang luas di pedesaan, pelarangan lainnya baru akan diberlakukan dalam 2,5 tahun, dan larangan peternakan cerpelai baru efektif setelah lima tahun.
Tidak jelas apakah parlemen Polandia akan menyetujui konsesi semacam itu, atau apakah hal ini merupakan 'manuver' oleh politikus PiS yang sebenarnya diam-diam menarik kebijakan tersebut kembali. Hal serupa juga pernah terjadi tujuh tahun lalu saat undang-undang hewan Polandia yang lebih ketat sebelumnya.

