Pemilihan lokal dan regional di Inggris menunjukkan kerugian besar bagi Partai Labour. Menurut hasil awal, Labour kehilangan lebih dari 200 anggota dewan kota di Inggris, sementara Reform UK meraih kemenangan besar.
Reform UK yang dipimpin Farage menjadi pemenang terbesar, dengan perkiraan lebih dari 350 anggota dewan yang dimenangkan. Starmer telah mengambil tanggung jawab atas hasil yang menyakitkan ini, tetapi tidak mengundurkan diri. Dia menyatakan bahwa para pemilih telah memberikan pesan yang jelas mengenai kecepatan perubahan yang diinginkan.
Sistem dua partai
Promotion
Pemilihan ini melibatkan lebih dari 5.000 kursi di Inggris dan menjadi momen krusial bagi kemunduran lebih lanjut sistem dua partai tradisional Inggris. Hasilnya belum final dan banyak suara, terutama dari Wales dan Skotlandia, masih harus dihitung.
Di beberapa wilayah, Labour kehilangan kursi penting kepada Reform UK, seperti di Tameside, di mana mereka kehilangan 16 dari 17 kursi yang dipertahankan. Ini menunjukkan pergeseran suara yang luas. Di seluruh negeri, di mana Labour dulu kuat, penurunan suara sangat terlihat.
Penerus
Hasil ini memaksa Partai untuk melakukan refleksi. Para kritikus Starmer menunjukkan adanya āantipati pribadiā terhadapnya di kalangan pemilih. Labour dapat mempertimbangkan untuk meragukan kepemimpinannya jika kerugiannya besar. Ada pembicaraan mengenai calon penerus jika kerugian ini berlanjut.
Popularitas Labour telah anjlok, terutama di antara suara pekerja kulit putih tradisional, sementara Reform UK dan juga Partai Hijau mendapat keuntungan dari ketidakpuasan tersebut. Partai Hijau mencatat kenaikan kecil namun signifikan, yang memperkuat posisi mereka di panggung politik.
Sistem multi partai
Pemilihan ini juga membuka jalan bagi pergeseran signifikan dalam politik Inggris. Dominasi tradisional Labour dan Konservatif kini ditantang oleh jumlah partai kecil yang semakin banyak. Ini termasuk partai nasional di Skotlandia dan Wales, yang dapat semakin memperumit dinamika politik.
Starmer memilih untuk tidak mengundurkan diri, dengan harapan perubahan masa depan dalam partai. Dia tetap berkomitmen pada janjinya untuk perubahan, meskipun popularitasnya menurun dan muncul kekecewaan di kalangan pemilih terkait isu imigrasi dan standar hidup.
Sisa hari Jumat fokus pada penghitungan hasil pemungutan suara terakhir, yang baru akan jelas sepenuhnya dalam beberapa jam mendatang.

