IEDE NEWS

Polandia Membuat Konsesi kepada Petani yang Memprotes Undang-Undang Hewan yang Lebih Ketat

Iede de VriesIede de Vries
Foto oleh Miika Laaksonen di Unsplash — Foto: Unsplash

Pemerintah Polandia telah membuat dua konsesi dalam upaya untuk mengesahkan undang-undang kesejahteraan hewan yang kontroversial melalui parlemen. Perdana Menteri Morawiecki mengatakan bahwa undang-undang tersebut baru akan mulai berlaku pada Januari 2022 untuk memberi petani dan peternak binatang berbulu lebih banyak waktu untuk melakukan perubahan.

Selain itu, larangan ekspor daging hasil penyembelihan ritual yang diusulkan tidak akan berlaku untuk unggas. Kemarin, Perdana Menteri Morawiecki dan Menteri Pertanian Puda juga menjanjikan kompensasi bagi petani yang tidak bisa mengubah cabang mereka, namun para petani Polandia yang berdemo tidak sepenuhnya percaya pada pernyataan tersebut.

Belum jelas apakah konsesi ini akan menghilangkan keberatan di Dewan Tinggi yang pada hari Rabu memulai debat dan pemungutan suara yang menentukan. Kemarin sekitar 60 ribu petani menggelar protes di Warsawa karena mereka tidak setuju dengan banyak ketentuan dalam undang-undang ini. Pekan lalu mereka juga menggelar aksi dengan traktor dan membangun barikade jalan.

Dari berbagai daerah di Polandia, para petani tiba di Warsawa pada hari Selasa. Mereka didampingi oleh serikat pekerja, organisasi pertanian, pemburu, dan dokter hewan.

Menjelang debat, Ketua PiS dan Wakil Perdana Menteri Jarosław Kaczyński menyatakan bahwa ia tidak berniat untuk menarik rencananya. Menurutnya, sangat mendesak untuk memodernisasi sektor agraria Polandia yang sebagian besar berskala kecil dan sudah usang.

Infeksi virus Demam Babi Afrika yang terus menerus dan Flu Burung yang sering muncul kembali menjadi alasan bagi banyak warga Polandia untuk mendukung aturan dan pengawasan pemerintah yang lebih ketat di pedesaan Polandia yang luas.

Larangan penyembelihan ritual yang diusulkan saat ini dipandang sebagai larangan terselubung terhadap ekspor daging Polandia ke negara-negara Islam. Hal ini juga akan berarti berakhirnya industri ayam Polandia, meskipun kini kemungkinan akan diberikan pengecualian untuk hal ini.

Debat di Senat di Warsawa sangat hidup karena senator dari koalisi maupun oposisi terbagi terkait rancangan undang-undang ini, dan hasil pemungutan suara masih belum diketahui sampai akhir. Tekanan besar diberikan kepada para senator oleh para petani yang berdemo di Warsawa, yang menuntut penolakan atas undang-undang ini.

Para petani Polandia melihat ini sebagai sinyal positif dari Komisi Pertanian, yang telah merekomendasikan agar rancangan undang-undang ini ditolak sepenuhnya. Hal ini juga pernah terjadi beberapa tahun lalu dengan versi sebelumnya dari undang-undang pertanian yang ketat.

Tag:
polen

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait