Tahun ini di Denmark sudah terjadi dua wabah besar salmonella pada daging sapi cincang, kata seorang manajer sektor wabah penyakit di SSI. āIni bukan tahun yang biasa untuk daging sapi cincang. Sangat unik bahwa kami telah melihat dua wabah besar seperti ini,ā ujar Luise Müller.
Pada kedua wabah tersebut, masing-masing terdapat 68 dan 65 kasus infeksi, tetapi menurut SSI ini hanya āpuncak gunung esā. Terakhir kali terjadi wabah salmonella akibat daging sapi cincang adalah pada tahun 2019.
Banyak dari yang terinfeksi telah mengonsumsi daging sapi cincang mentah yang dicicipi langsung atau yang tidak dimasak dengan sempurna.
Pada hari Minggu lalu diumumkan bahwa Danish Crown menarik kembali berbagai jenis daging sapi cincang yang dijual di beberapa jaringan supermarket. Tidak diketahui apakah ada yang jatuh sakit akibat daging yang ditarik tersebut.
Totalnya, Danish Crown telah menarik kembali setidaknya 11 ton daging sapi cincang tahun ini. Produksi total daging sapi cincang Danish Crown berkisar antara 250 hingga 300 ton per minggu. Perusahaan sedang melakukan penyelidikan mengenai kondisi spesifik, setelah itu kementerian akan menilai apakah langkah lanjutan efektif.
Danish Crown menyatakan bahwa pengawasan ketat dilakukan dan sampel diambil setiap hari dalam jumlah besar. āSetiap hari kami mengambil ratusan sampel dalam produksi kami tidak hanya untuk memantau salmonella, tetapi juga bakteri lain yang dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen,ā tegas mereka.

