IEDE NEWS

Serikat Petani Swiss Mengeluh tentang Beban Kerja yang Tinggi dan Gaji yang Rendah

Iede de VriesIede de Vries
Ketua Serikat Petani Swiss, Markus Ritter, menyerukan kenaikan upah minimum bagi petani dan pengurangan beban administratif. Ia menekankan bahwa petani rata-rata bekerja antara 60 dan 66 jam per minggu untuk gaji bulanan kurang dari 5.300 euro.
Afbeelding voor artikel: Zwitsere boerenbond klaagt over hoge werkdruk en lage lonen

Selain itu, serikat tersebut mengimbau semua pihak yang terlibat untuk memastikan bahwa pendapatan dari sektor pertanian dapat menutupi biaya produksi, karena harga saat ini, terutama dalam produksi tanaman, terlalu rendah dan rentan terhadap fluktuasi akibat perubahan iklim.

Pada tahun 2024, situasi di sektor pertanian sangat tegang, dengan demonstrasi dan protes di seluruh Eropa dan Swiss. Awal tahun itu, petani Swiss memprotes dengan traktor mereka di jalan-jalan Jenewa. 

Serikat Petani terus menentang rancangan rencana tanggung jawab lingkungan yang akan diundi masyarakat Swiss pada tanggal 9 Februari melalui referendum. Serikat tersebut menyatakan bahwa aturan lingkungan dan iklim baru akan mengubah produksi pertanian secara ekologis, sementara konsumen di supermarket tidak menginginkannya.

Promotion

Serikat menekankan bahwa harga yang adil sangat penting, karena tiga perempat pendapatan mereka berasal dari penjualan produk pertanian. Meskipun mendapatkan dukungan pemerintah setiap tahun, serikat memperingatkan banyak usaha keluarga kesulitan untuk bertahan hidup. 

Kritikus menunjukkan bahwa pendapatan petani Swiss meningkat secara bertahap antara 2015 hingga 2021 dan petani menikmati keuntungan pajak yang tidak dimiliki oleh pekerja lain. Meski demikian, Serikat Petani tetap mendesak perbaikan untuk memperkuat situasi ekonomi petani dan mengamankan masa depan pertanian Swiss.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion