Komisi Eropa akan membawa Spanyol ke Pengadilan Hakim Eropa (HvJ) karena tidak cukup menegakkan arahan nitrat. Hal ini membuat pendekatan nitrat dari produsen babi terbesar di UE kembali menjadi sasaran Komisi Eropa.
Menurut Komisi, meskipun telah ada peringatan sebelumnya, Spanyol selama beberapa tahun terakhir belum menunjukkan kemajuan yang memadai dan kini harus mengambil langkah tambahan untuk mencegah pencemaran lebih lanjut.
Arahan nitrat Eropa mencakup tujuan nol pencemaran yang ditetapkan dalam Green Deal Eropa. Komisi Eropa sebelumnya juga telah mengumumkan tindakan hukum terhadap Jerman.
Komisi sudah mengingatkan Spanyol pada November 2018 dan Juni 2020 bahwa negara tersebut belum mematuhi arahan nitrat. Selain itu, pemerintah Spanyol kini harus menyelidiki wilayah-wilayah dengan sensitivitas nitrat regional (dengan banyak peternakan babi) dan menetapkan wilayah lain yang dianggap 'merah'. Juga, mereka harus segera menyusun rencana aksi konkret dan mengajukannya ke Brussel untuk disetujui, terutama untuk wilayah-wilayah yang hingga sekarang tindakannya dianggap kurang memadai.
Salah satu bagian penting dari Green Deal adalah Arahan Nitrat. Tujuannya adalah melindungi kualitas air dengan mencegah pencemaran air tanah dan air permukaan oleh nitrat yang berasal dari sumber pertanian. Negara-negara UE bertanggung jawab atas kepatuhan terhadap arahan ini.
Komisi menyerukan kepada negara-negara untuk meningkatkan pengawasan terhadap perairan mereka dan aktif mendeteksi pencemaran nitrat yang berasal dari sumber pertanian.

