IEDE NEWS

Konfrontasi Militer Rusia Kembali Terjadi di Negara-Negara NATO

Iede de VriesIede de Vries
Rusia memperingatkan Turki dan Amerika Serikat mengenai pengiriman senjata baru ke Ukraina. Peringatan ini muncul sementara beberapa negara Eropa digemparkan oleh ledakan di lokasi amunisi dan insiden dengan drone Rusia yang "tersesat".
Rusia memperingatkan Turki dan AS agar tidak mengirim senjata ke Ukraina. — Foto: Unsplash

Moskow menyampaikan peringatannya terutama kepada Turki dan AS. Menurut Rusia, pengiriman baru tersebut dapat merusak hubungan bilateral dan kepercayaan. Rusia juga meragukan negara-negara yang terlibat dalam diplomasi untuk mengakhiri perang namun sekaligus memasok senjata baru ke Ukraina.

Dalam perlengkapan baru bagi Ukraina, Turki memainkan peran penting. Termasuk di dalamnya sejumlah senjata Amerika yang disediakan melalui Turki. Dalam paket tersebut disebutkan tujuh puluh rudal ATACMS dan dua belas peluncur roket M270. Dengan ini Ukraina kembali mendapatkan senjata jarak jauh Amerika.

Fabrikasi Amunisi

Peringatan Rusia muncul setelah serangkaian insiden keamanan di Eropa. Pada 13 Agustus, pabrik amunisi KNDS Ammo Italy di Colleferro, sekitar lima puluh kilometer tenggara Roma, mengalami kebakaran besar dan ledakan. Pabrik ini memproduksi amunisi artileri berat dan juga memasok untuk Ukraina.

Promotion

Kebakaran terjadi di bagian kompleks di mana bubuk mesiu diproses. Setelah itu terjadi ledakan hebat yang terdengar hingga jarak cukup jauh dan menyebabkan kerusakan materiil. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka. Para pekerja berhasil menyelamatkan diri tepat waktu. Otoritas Italia dan perusahaan mulai melakukan penyelidikan.

Sampai saat ini belum ada bukti keterlibatan Rusia dalam ledakan tersebut. Penyelidik Italia awalnya menganggap kejadian itu kecelakaan industri dan tidak ada indikasi sabotase Rusia. Tiga hari sebelumnya, kebakaran dan ledakan juga terjadi di lokasi penyimpanan produsen senjata Bulgaria EMCO di Belitsa. Tidak ada korban dalam kejadian itu juga.

Serangan Drone

Selain itu, otoritas Jerman sedang menyelidiki insiden serius di bandara Leipzig/Halle. Di sana ditemukan drone bermuatan bahan peledak dekat pesawat kargo Ukraina. Sumber Amerika menunjukkan arah kesalahan ke Rusia dan otoritas Jerman memeriksa kemungkinan serangan hibrida, namun tanggung jawab Rusia belum dipastikan secara definitif.

Di sepanjang perbatasan timur NATO, insiden drone juga meningkat. Latvia, Polandia, dan Rumania telah berulang kali mengalami pelanggaran wilayah udara mereka. NATO menyatakan Rusia memikul tanggung jawab penuh atas pelanggaran wilayah udara yang berbahaya dan tidak dapat diterima di sepanjang sisi timur ini.

Negara-negara Baltik

Di atas Latvia, pesawat tempur NATO kembali melakukan intervensi nyata. Dua pesawat Eurofighter Italia lepas landas setelah sebuah drone asing memasuki wilayah udara Latvia. Salah satu pesawat menembak jatuh drone tersebut. Dua F-16 Turki juga turut beraksi. Semua pesawat yang terlibat beroperasi di bawah komando NATO.

Ini merupakan kali kedua drone semacam itu ditembak jatuh di atas Latvia. Pada bulan Juni pesawat tempur Prancis juga sudah menembak jatuh drone asing. Asal usul drone terbaru tersebut belum jelas. NATO telah meluncurkan penyelidikan atas insiden ini.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion