IEDE NEWS

Komisi Pertanian Berusaha Menghentikan Larangan Bahan Kimia Uni Eropa

Iede de VriesIede de Vries
Komisi Pertanian Parlemen Eropa mengadopsi sikap penolakan terhadap puluhan poin dalam usulan pengurangan penggunaan bahan kimia berbahaya di pertanian Eropa.
pertanian, traktor menyemprotkan pestisida di ladang pertanian

Komisi Pertanian juga menolak hampir semua amandemen yang disusun oleh Komisi Lingkungan terkait usulan Komisi Eropa. Apakah keputusan akan segera diambil masih belum pasti.

Menurut Komisi Pertanian, pengurangan baru harus dimulai pada 2035 (bukan 2030), negara-negara UE harus diberikan kewenangan lebih, dan target pengurangan dibuat 35 persen (bukan 50). Komisi Pertanian menerima rekomendasi yang tidak mengikat dari pelapor Clara Aguilera (S&D) dengan 26 suara setuju, 9 tidak setuju, dan 3 abstain.

Dengan demikian, seluruh berkas SUR tidak hanya ditunda melewati pemilu mendatang (Juni 2024), tetapi juga dialihkan ke Komisi setelah Komisi mendatang (2025 – 2030).

Di saat pelapor envi Sarah Wiener (Partai Hijau) dari Komisi Lingkungan berniat memperluas usulan minggu depan, pada hari Senin Aguilera mengajukan lebih dari seratus amandemen untuk membatasi signifikan usulan bahan kimia SUR. Beberapa amandemen diterima dengan mayoritas tipis, sedangkan yang lain mengalami imbang suara (dan ditolak).

Komisi Pertanian menolak istilah 'larangan' (hanya mau 'pembatasan'), menolak 'pertanggungjawaban' (hanya menerima 'pelaporan'), dan menolak jenis baru 'daerah terlindungi'. Selain itu, beberapa persyaratan tambahan diajukan. Misalnya, Komisi Pertanian ingin agar kompensasi atau premi tidak dibayarkan dari anggaran pertanian saat ini (sehingga harus ada 'dana baru').

Selain itu, harus tersedia dulu pestisida ramah lingkungan baru sebelum pengurangan bahan kimia saat ini bisa dilakukan. Selain harus 'tersedia', pestisida hijau juga harus terjangkau bagi petani dan sama efektifnya untuk panen.

Hanya soal 'pembiayaan' Komisi Pertanian memiliki suara bersama; semua poin lainnya ditentukan oleh Komisi Lingkungan atau Komisi Perdagangan. Untuk mengatasi keberatan pembayaran dari anggaran Pertanian, pelapor envi Wiener telah menawarkan kompromi, namun ini telah ditolak Komisi Pertanian secara 'sebelum waktunya'.

Saat kedua komisi parlemen mengambil sikap, Parlemen Eropa membuka jalan untuk memulai trilog trilateral dengan negara-negara UE dan Komisi UE. Namun, terlebih dahulu ke-27 menteri Pertanian harus mencapai posisi bersama.

Setelah Parlemen Eropa pekan lalu menyetujui paket tugas Green Deal baru (yang diperkecil) dari Komisaris Green Deal baru Maros Sefcovic sebagai pengganti Frans Timmermans, telah disepakati di Brussel bahwa perundingan tiga pihak tentang Undang-Undang Pemulihan Alam akan selesai pada November, dan trilog tentang pestisida SUR akan dimulai 'setelah Natal'….

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait