Pemerintah negara-negara Uni Eropa dan Parlemen Eropa telah mencapai kesepakatan mengenai anggaran untuk tahun depan. Uni Eropa akan menghabiskan 153,6 miliar euro tahun depan, meningkat 3,4 persen dibandingkan 2019. Uni Eropa mengalokasikan dana tambahan untuk Iklim, pertumbuhan ekonomi dan inovasi serta perjuangan melawan pengangguran di kalangan muda.
Negara-negara anggota dan parlemen mencapai kesepakatan menjelang tenggat waktu. Negosiasi berlangsung selama berminggu-minggu karena parlemen ingin menghabiskan lebih banyak (hingga sedikit lebih dari 159 miliar), sedangkan negara-negara anggota ingin menjaga anggaran tetap sama.
Total pengeluaran akan mencapai 153,6 miliar euro tahun depan. Sebagian besar dari jumlah tersebut, lebih dari 72 miliar, dialokasikan untuk tindakan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini termasuk dana untuk penelitian dan inovasi, infrastruktur energi dan transportasi, serta pelatihan (misalnya melalui program pertukaran Erasmus) dan perjuangan melawan pengangguran kaum muda.
Selain itu, dana tambahan juga dialokasikan untuk langkah-langkah iklim. Dan juga untuk suaka dan migrasi, Uni Eropa akan mengeluarkan dana tambahan. Dana ini sebagian diperoleh dari pengurangan dukungan untuk pertanian. Dan juga Turki akan menerima dana lebih sedikit, sekitar 85 juta euro lebih rendah dari yang direncanakan, karena Eropa menilai Turki semakin menjauh dari nilai-nilai Eropa.
Sekarang setelah anggaran 2020 disepakati, negosiasi mengenai anggaran multiyear untuk tahun-tahun berikutnya (2021-2027) akan dimulai. Tentang anggaran multiyear ini terdapat berbagai pendapat dan skenario yang sangat berbeda, mulai dari penghematan hingga kontribusi yang lebih tinggi dari negara-negara Uni Eropa. Hal ini juga terkait dengan rencana kebijakan baru dari Komisi Eropa yang baru.
Pada anggaran 2020 diasumsikan bahwa Inggris masih membayar secara penuh. Günther Oettinger, Komisaris Uni Eropa untuk anggaran, senang karena kemajuan keuangan sementara ini terjamin. Ia kembali menyerukan pengambilan keputusan cepat mengenai anggaran multiyear (2021-2027). Negara-negara Uni Eropa sangat terpecah dalam hal ini. Jika tidak dapat mencapai kesepakatan, anggaran 2020 akan menjadi dasar.

