Parlemen Eropa menginginkan langkah-langkah baru yang lebih lanjut untuk melindungi lebah dan penyerbuk lainnya dengan lebih baik. Para Anggota Parlemen Eropa menyerukan Komisi Eropa untuk memperkuat "Inisiatif UE mengenai Penyerbuk" yang dibuat pada tahun 2018.
Dalam sebuah resolusi yang diadopsi dalam sidang pleno di Strasbourg, Parlemen menyambut baik perhatian yang kurang terhadap penyebab hilangnya penyerbuk, seperti perubahan penggunaan lahan, kehilangan habitat, pertanian intensif, penggunaan pestisida, dan polusi lingkungan.
Mayoritas Parlemen Eropa juga ingin agar pestisida pertanian Mancozeb dilarang per 31 Januari di UE. Komisi Eropa ingin memperpanjang izin fungisida ini selama satu tahun, tetapi mayoritas 443 anggota memilih pada hari Rabu untuk mosi keberatan yang diajukan oleh Anggota Parlemen Eropa Belanda Anja Hazekamp (Partai untuk Hewan). Komisi Eropa sekarang harus meninjau kembali keputusan sebelumnya.
Promotion
Mancozeb dikaitkan oleh para toksikolog dengan meningkatnya risiko Parkinson. Sebuah program televisi Belanda melaporkan pada bulan September tentang peningkatan signifikan jumlah penderita Parkinson di pedesaan, di mana Mancozeb atau pestisida sejenis digunakan. Mancozeb adalah fungisida yang paling banyak dijual di Belanda.
Para Anggota Parlemen Eropa ingin Komisi Eropa mengembangkan program aksi lengkap dan menyediakan sumber daya yang cukup. Dengan kriteria yang ada saat ini, banyak bahan aktif perlindungan tanaman akan kehilangan izin penggunaan.
Organisasi payung Eropa dari produsen perlindungan tanaman menyatakan bahwa hal ini dapat menyebabkan hasil panen makanan di Eropa menyusut, hingga 30% untuk kentang, bit gula, anggur, dan kanola serta 7% untuk gandum, jelai, dan jagung. UE bahkan bisa menjadi importir bersih untuk produk seperti kentang dan jelai.

