Komisi Eropa akan segera mengeluarkan paket sanksi baru terhadap Rusia. Dalam sebuah resolusi (513 suara setuju, 22 menolak, dan 19 abstain), anggota Parlemen Eropa menyerukan "embargo segera dan menyeluruh atas impor minyak, batubara, bahan bakar nuklir, dan gas dari Rusia."
Anggota Parlemen Eropa menyoroti kekejaman mengejutkan, "yang tak terbantahkan merupakan kejahatan perang," yang dilakukan pasukan Rusia di Ukraina, terutama di Bucha. Mereka menekankan bahwa pelaku kejahatan perang harus dimintai pertanggungjawaban dan mendukung pembentukan pengadilan khusus PBB untuk kejahatan di Ukraina.
Hanya ada satu respons yang tepat terhadap eksekusi massal mengerikan oleh Rusia terhadap banyak warga sipil tak berdaya di Bucha: tindakan keras dari Eropa. Bahkan jika itu membutuhkan pengorbanan dari kami. Demikian kata juru bicara luar negeri PvdA di Parlemen Eropa Thijs Reuten. "Putin tidak boleh memenangkan perang ini."
"Kita tidak boleh lagi diculik oleh gas. Ini absurd bahwa impor energi kita setelah 41 hari kekejaman Rusia masih membiayai mesin perang Putin," ujar Reuten.
Anggota Parlemen Eropa dari GroenLinks Bas Eickhout mengatakan tentang boikot energi total: "Sanksi berat yang telah diterapkan UE hingga saat ini dan sanksi baru yang sedang disiapkan sayangnya tidak cukup. UE harus mengambil langkah drastis untuk menghentikan bukan hanya batubara tetapi semua impor energi dan dengan itu secara substansial melemahkan mesin perang Putin.
Para pemimpin pemerintahan negara-negara UE baru-baru ini menolak embargo penuh semacam itu karena beberapa negara anggota terkadang bergantung pada gas Rusia hingga tiga perempat atau lebih, dan tidak dapat beralih segera. Namun, sedang diupayakan penutupan kontrak dengan negara lain, sehingga pada tahap berikutnya Rusia tidak lagi dibutuhkan.
Parlemen mengulangi bahwa pengiriman senjata harus dilanjutkan dan ditingkatkan agar Ukraina dapat membela diri secara efektif. Ceko memutuskan minggu ini untuk mengirim tank T 72 (buatan Rusia!) kepada tentara Ukraina. Para anggota Parlemen Eropa mendukung bantuan defensif lanjutan bagi pasukan bersenjata Ukraina.

