IEDE NEWS

Perdana Menteri Spanyol Kini Bekerja pada Koalisi Baru dengan Partai Catalan

Iede de VriesIede de Vries
Pemimpin oposisi konservatif Spanyol Alberto Nunez Feijoo gagal membentuk koalisi pemerintahan baru. Ia baru-baru ini memenangkan pemilihan parlemen tetapi menerima 172 suara setuju melawan 177 suara tidak setuju dari parlemen baru.
Foto oleh Toimetaja tõlkebüroo di Unsplash — Foto: Unsplash

Minggu ini Raja Felipe akan mengangkat pemimpin PSOE sosial-demokrat Pedro Sanchez sebagai formateur baru. Dengan demikian peluang bertambah bahwa perdana menteri saat ini dapat melanjutkan pemerintahannya, asalkan ia tetap mendapatkan dukungan dari tujuh politikus dari dua partai regional Catalan. Mereka minggu lalu sudah mendukung kandidat Sanchez untuk ketua parlemen.

Kedua partai Catalan itu mensyaratkan partisipasi dalam pemerintahan dengan ketentuan koalisi tengah-kiri yang diusulkan membuka jalan untuk referendum di Catalonia tentang kemungkinan kemerdekaan, serta memberikan amnesti bagi polisi Catalan yang enam tahun lalu terlibat dalam referendum ilegal tersebut.

Amnesti itu juga harus diberikan kepada dua politikus Catalan yang sejak referendum yang dibatalkan itu tinggal di pengasingan di Brussel, termasuk Anggota Parlemen Eropa Carles Puigdemont. Spanyol telah meminta Belgia untuk mengekstradisi mereka.

Saat ini masih berlangsung negosiasi antar pejabat partai mengenai teks kesepakatan pemerintahan, di mana pemimpin PSOE Sanchez tetap berpegang pada konstitusi yang melarang ‘pemecahan’ regional. Diperkirakan akan dihasilkan kompromi tertentu.

Jika Sanchez gagal membentuk pemerintahan baru dalam waktu dua bulan setelah pengangkatannya sebagai formateur, pemilihan baru harus dilakukan paling lambat 14 Januari.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait