IEDE NEWS

Uni Eropa Membawa Raksasa Internet Global ke Bawah Aturan Persaingan Eropa

Iede de VriesIede de Vries
Foto oleh Thomas Jensen di UnsplashFoto: Unsplash

Parlemen Eropa telah mengambil langkah formal pertama menuju undang-undang yang akan membatasi tindakan dan kebijakan perusahaan internet besar seperti Google dan Facebook di negara-negara UE.

Dengan mendefinisikan aktivitas mereka di internet sebagai 'pasar', mereka akan tunduk pada aturan Kompetisi UE dan aturan bisnis ini akan berlaku bagi mereka.

Pengesahan undang-undang Otoritas Pasar Digital (DMA) bertujuan untuk membatasi penyalahgunaan kekuasaan oleh perusahaan teknologi besar yang memiliki fungsi 'penjaga gerbang'. Penjaga gerbang adalah perusahaan online seperti Apple, Google, atau Amazon yang sangat besar sehingga menjadi satu-satunya 'gerbang akses' bagi kelompok pengguna yang luas.

Komisi Eropa mengajukan proposal DMA setahun lalu, yang kini sedang dimulai di Strasbourg dan akan disahkan dalam sidang pleno pada bulan Desember. Pada hari Kamis, para menteri Ekonomi nasional juga akan memberikan suara atas amandemen DMA.

Diperkirakan negosiasi dapat diselesaikan dalam enam bulan ke depan di bawah kepresidenan UE yang dipimpin Prancis. Setelah itu, undang-undang dapat diberlakukan pada 2023. Presiden Prancis Macron, yang akan segera mencalonkan diri kembali, selalu menjadi pendukung utama undang-undang Eropa melawan kekuasaan besar perusahaan internet tanpa batas. Ia juga mendukung penerapan pajak keuntungan internet.

Anggota Parlemen Eropa asal Belanda, Paul Tang (PvdA), adalah salah satu negosiator undang-undang baru UE ini. Aturan baru itu akan menciptakan delapan belas kewajiban untuk mencegah pembentukan monopoli dan melarang penyalahgunaan kekuasaan.

Perusahaan internet yang tidak mematuhi kewajiban ini dapat dikenai denda antara 4 hingga 10% dari omzet tahunan mereka dan juga dapat dipecah. Menurut Tang, Facebook belum pernah se-gugup sekarang terhadap legislasi ini.

Anggota Parlemen Eropa dari GroenLinks, Kim van Sparrentak, mengemukakan dalam reaksinya bahwa "masyarakat kita menjadi terlalu bergantung pada beberapa platform besar. Kita harus memastikan bahwa kita memiliki pilihan lagi secara online. Aturan yang kami usulkan untuk Big Tech saat ini bergerak ke arah yang tepat.”

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait