IEDE NEWS

Protes Industri Bit Gula Prancis Terhadap Larangan Bahan Kimia

Iede de VriesIede de Vries

Petani dalam industri bit gula Prancis mengerahkan ratusan traktor ke jalanan Paris untuk memprotes kemungkinan larangan bahan kimia berat dalam pertanian di tingkat Eropa. Protes mereka mengikuti putusan terbaru dari Pengadilan Eropa di Luxemburg. Pengadilan tersebut memutuskan bulan lalu bahwa negara-negara UE tidak boleh memperbolehkan penggunaan pestisida yang mengandung neonicotinoid tanpa batas.

Menurut Pengadilan Eropa, larangan terhadap bahan pertanian yang mengandung neonicotinoid diberlakukan untuk menjamin perlindungan tertinggi terhadap kesehatan hewan di dalam UE. Namun, hukum tersebut memperbolehkan pengecualian dalam kondisi yang sangat luar biasa. 

Hakim UE memutuskan bahwa produsen hanya boleh menggunakan produk yang tersedia yang paling rendah risikonya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Aktivis lingkungan Prancis menyatakan bahwa residu pestisida merusak tanah dan alam.

Sindikat petani Prancis mengatakan bahwa 500 traktor dan 2.000 petani dari sekitar Paris ikut serta dalam protes tersebut. Traktor-traktor yang sebagian membawa spanduk bertuliskan “Macron melikuidasi pertanian” dan “selamatkan petani Anda”, mengakhiri konvoi mereka di Monument des Invalides, dekat Kementerian Pertanian Prancis.

Selama dua tahun, pemerintah Prancis memberikan izin khusus kepada petani bit gula untuk menggunakan neonicotinoid setelah pada 2020 hampir seluruh panen rusak akibat kuning daun, yang disebarkan oleh hama dan kutu daun. Neonicotinoid mengganggu sistem saraf pusat lebah yang membuat mereka tidak kembali ke sarang lebahnya. 

Selain larangan neonicotinoid, petani Prancis juga marah karena kenaikan biaya produksi terkait dengan harga energi yang meningkat dan kurangnya fasilitas penyimpanan air untuk mengairi tanaman. Protes besar mereka yang terakhir terjadi pada November 2019, saat seribu traktor memblokir jalan lingkar di sekitar Paris.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait