IEDE NEWS

Ada Persyaratan Tambahan tapi Belum Ada Larangan EU terhadap Huawei 5G

Iede de VriesIede de Vries
Foto oleh Thomas Jensen di Unsplash — Foto: Unsplash

Negara-negara Uni Eropa telah sepakat mengenai pemilihan peralatan untuk membangun jaringan 5G untuk data dan telekomunikasi. Dengan demikian, perusahaan yang menawarkan perangkat 5G harus diawasi secara ketat, yang berpotensi mengecualikan Huawei dari China.

Meskipun dengan metode baru Uni Eropa tidak secara resmi mengecualikan perusahaan mana pun, kebijakan baru ini tampaknya didasari oleh kekhawatiran bahwa Huawei, atas perintah pemerintah China, melakukan spionase dalam jaringan EU yang potensial.

Dalam waktu dekat, setelah frekuensi jaringan pita 5G terjual, penyedia tidak dapat sembarangan membeli peralatan jaringan. Sebagai gantinya, harus menjalani 'prosedur seleksi' yang mempertimbangkan negara asal produsen peralatan tersebut. Dengan cara ini, negara-negara anggota EU secara tidak langsung menyoroti campur tangan pemerintah China dalam perusahaan-perusahaan China.

Di dalam Uni Eropa, sudah lama ada kekhawatiran tentang pembangunan jaringan 5G baru yang cepat. Bagi banyak perusahaan telekomunikasi, peralatan Huawei adalah pilihan yang baik, tetapi banyak pemerintah EU masih ragu-ragu. Ada kabar bahwa Inggris Raya ingin mengizinkan penggunaan peralatan China. Pemerintah Belanda berpendapat bahwa penyedia telekomunikasi harus mengambil tindakan pencegahan untuk mengamankan jaringan mereka.

AS telah memberlakukan sanksi terhadap Huawei sehingga beberapa perusahaan AS hanya memiliki keterbatasan dalam berbisnis dengan perusahaan China itu. EU belum sampai pada tingkat seperti itu.

Huawei tidak secara eksplisit disebutkan dalam pertemuan menteri EU, tetapi negara-negara EU akan melihat 'kerangka hukum' dari negara asal peralatan. Ini secara tidak langsung merujuk pada intervensi pemerintah terhadap perusahaan teknologi besar. Hal ini dapat berlaku untuk pemasok Rusia atau China. Selain itu, negara anggota EU tidak boleh bergantung pada satu pemasok saja tetapi harus membeli dari beberapa pihak.

Sebelumnya, EU telah memperingatkan tentang meningkatnya serangan siber dengan dukungan negara. Dalam hal ini juga disebutkan risiko perangkat 5G dari kekuatan asing di jaringan seluler.

Huawei membantah bahwa mereka melakukan spionase untuk pemerintah China. Sampai saat ini belum ada bukti konkret bahwa Huawei memang melakukan spionase.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait