IEDE NEWS

Desa-desa di Bulgaria: mengurangi glifosat dalam pertanian untuk menyelamatkan lebah

Iede de VriesIede de Vries
Foto oleh Scott Hogan di Unsplash — Foto: Unsplash

Di Bulgaria, asosiasi pemerintahan desa mendesak pelarangan penggunaan glifosat di daerah pemukiman. Asosiasi Desa Bulgaria ingin melarang penggunaan pestisida yang mengandung glifosat secara pribadi dan menetapkannya sebagai tindakan pidana.

Pelarangan ini harus berlaku di wilayah terbangun, termasuk lahan pribadi, kebun, jaringan jalan desa, taman, gang, trotoar, tempat bermain, dan gedung-gedung umum karena risiko terhadap kesehatan masyarakat.

Pemerintah desa Bulgaria juga mengusulkan pembatasan penggunaan glifosat oleh petani setidaknya sejauh 500 meter dari tepi lahan pertanian dan selokan. Di dekat sarang lebah, larangan ini harus berlaku di ā€œzona hijauā€ dengan jarak minimal 1000 meter.

Organisasi Kesehatan Dunia menyebut glifosat sebagai ā€œkemungkinan karsinogenikā€. Ada penelitian ilmiah yang menyatakan penggunaan glifosat sebagai penyebab kematian besar pada populasi lebah.

Komisi Eropa telah menyetujui penggunaannya hingga akhir 2022. Hingga saat ini, beberapa negara Uni Eropa mendukung pelarangan total, termasuk Austria, Belgia, Italia, Ceko, Yunani, Denmark, Belanda, Portugal, dan Luksemburg. Segera Uni Eropa harus memutuskan apakah izin sementara ini diperpanjang, dibatasi, atau dilarang.

Para ahli dari empat negara UE, termasuk Belanda, telah melakukan studi ilmiah atas permintaan Brussel. Baru-baru ini mereka merekomendasikan bahwa izin sementara untuk bahan tersebut adalah tepat dan bertanggung jawab.

LTO Belanda menyebut kesimpulan tersebut sebagai kabar baik dan menilai hasil studi tersebut mengonfirmasi legalitas izin penggunaan glifosat yang ada. Bagi para petani dan pekebun, kesimpulan itu penting karena mereka mengandalkan bahwa bahan yang mereka gunakan aman bagi manusia, hewan, dan lingkungan.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait