IEDE NEWS

Irland Khawatir Setelah Ada Jembatan Darat Inggris, Akan Kekurangan Barang Uni Eropa

Iede de VriesIede de Vries

Sektor pangan Eropa, Irlandia, dan Inggris sangat khawatir tentang dampak pasokan setelah keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Mereka memperingatkan bahwa masalah pengiriman bisa muncul untuk produk pangan jika diangkut melalui wilayah daratan Inggris. Sesuai aturan UE, barang-barang tersebut kemudian dianggap sebagai barang Inggris, meskipun diproduksi oleh perusahaan dari UE. Hal ini menimbulkan biaya tambahan dan pekerjaan administrasi yang lebih banyak.

Federasi Makanan dan Minuman Inggris memperkirakan perusahaan-perusahaan UE nantinya akan mengurangi pengiriman barang melalui Irlandia. Banyak perusahaan Eropa saat ini masih mengirim produknya ke pusat distribusi Inggris, kemudian produk tersebut diteruskan ke Irlandia.

Banyak perusahaan Irlandia juga mengirim barangnya ke daratan Eropa melalui Inggris, dengan sekitar 150.000 truk setiap tahun melewati apa yang disebut sebagai 'jembatan darat' Inggris. Ini berarti pengurusan bea cukai dilakukan dua kali, bukan hanya sekali.

Seorang pejabat UE mengatakan industri makanan harus beradaptasi. “Anda tidak bisa mengharapkan Brexit tidak membawa dampak. Kerajaan Inggris tidak akan lagi menjadi pusat distribusi bagi Uni Eropa.”

Pengangkutan barang antara Irlandia dan pelabuhan di daratan Prancis kemungkinan besar akan lebih sering menggunakan jalur feri langsung. Jumlah rute dan keberangkatan akan ditambah, dan pihak Irlandia juga sedang menyiapkan layanan feri baru.

Menurut Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin, gangguan transportasi baru-baru ini di pelabuhan feri Calais dan Dover menunjukkan pentingnya ‘jalur alternatif’ untuk jembatan darat tersebut. Perusahaan feri Stena Line telah menggandakan kapasitas rute truk langsung antara Rosslare (Timur Laut Irlandia) dan pelabuhan Cherbourg di Prancis menjelang Natal.

Meskipun waktu pelayaran langsung ke daratan Eropa lebih lama, keprihatinan terkait Brexit telah mendorong banyak eksportir dan importir Irlandia untuk memanfaatkan kapasitas tambahan di jalur ini.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait