IEDE NEWS

Industri Susu Eropa Ingin Menghapus Denda Impor Keju Amerika Serikat

Iede de VriesIede de Vries
Foto: Unsplash

Asosiasi industri susu Eropa EDA telah meminta presiden baru Amerika Serikat Joe Biden untuk mencabut tarif impor baru-baru ini atas keju Eropa. Perusahaan susu Eropa dan importir keju Amerika mengeluhkan kerusakan ekonomi yang parah akibat tarif baru tersebut.

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memberikan sanksi tarif kepada Amerika Serikat akhir tahun lalu karena Uni Eropa memberikan subsidi berlebihan kepada pabrikan pesawat Airbus. Para importir Amerika mengeluh dalam surat kepada Biden bahwa sanksi atas keju masih tidak adil.

Selain itu, EDA menyoroti situasi yang sudah sulit bagi pabrik susu akibat Corona dan menekankan kerugian bagi konsumen Amerika akibat impor keju yang mahal.

Presiden Amerika Serikat yang baru diminta untuk menghapus keju dari daftar sanksi. Uni Eropa berharap ada penyelesaian damai atas sengketa dagang terkait subsidi pesawat dan berharap setelah pergantian presiden, Amerika Serikat lebih bersedia mencari solusi yang saling menguntungkan.

Joe Biden telah menyatakan bahwa dia akan menangani beberapa isu dalam kebijakan perdagangan internasionalnya dengan cara yang berbeda. Sebagai langkah pertama, dia ingin Amerika Serikat kembali bergabung dengan Perjanjian Iklim Paris. Dia juga ingin lebih banyak bekerjasama dengan Uni Eropa dalam menanggapi perkembangan ekspansi China yang semakin besar.

Ekspor keju Eropa telah tumbuh kembali tahun lalu, termasuk ke Amerika Serikat. Data ekspor keju ke luar Eropa menunjukkan dampak krisis corona sangat kecil. Volume ekspor pada tiga kuartal pertama tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait