Jerman sedang mengusahakan larangan ekspor bahan kimia pertanian yang tidak lagi diizinkan di Uni Eropa. Ini meliputi sekitar 160 bahan aktif yang dikategorikan berbahaya bagi manusia. Larangan ekspor Jerman akan berdampak terutama pada bahan kimia dari Bayer.
Perusahaan kimia di Jerman terus memproduksi pestisida yang penggunaannya sudah tidak diizinkan lagi di Uni Eropa. Bahan-bahan ini hanya dibuat untuk ekspor. Menteri Pertanian Cem Özdemir kini ingin mengakhiri cabang ekspor ini.
Özdemir berdasar pada perlindungan pengguna, terutama untuk petani di negara berkembang yang masih banyak menggunakan bahan aktif tersebut. Ia juga mengharapkan persaingan yang lebih adil bagi pertanian Jerman.
Sebelumnya sudah diteliti berbagai jalur hukum lain. Larangan ekspor Jerman sudah diumumkan dalam kesepakatan pemerintahan koalisi pusat-kiri 'stoplight' Jerman.
Kementerian Pertanian kini sedang menyusun peraturan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Tanaman. Pada akhir tahun harus sudah tersedia rancangan undang-undang konsep.
Persyaratan serupa sudah ada di Prancis dan Swiss. Menteri Jerman juga ingin bekerja sama dengan Prancis untuk larangan ekspor di seluruh UE. Tahun depan Prancis akan menjabat sebagai pengawas UE selama setengah tahun.
Pada 2021, Jerman mengekspor total 53.020 ton bahan aktif untuk pestisida. Dari jumlah ini, 8.525 ton terdiri dari bahan aktif yang tidak disetujui.

