Pada kartu disabilitas Eropa tersebut dapat ditambahkan huruf A untuk disabilitas yang juga berhak mendapatkan dukungan berupa asisten pribadi dalam transportasi umum. Untuk mencegah pemalsuan dan penipuan, kartu akan dilengkapi dengan kode QR.
Kartu disabilitas Eropa ini diterbitkan dan diperpanjang secara gratis oleh negara anggota, kecuali jika hilang atau rusak. Negara-negara UE dapat mengenakan biaya administrasi.
Kira-kira 87 juta orang di Eropa hidup dengan berbagai jenis disabilitas. Mereka sering menghadapi hambatan saat bepergian dan tinggal di negara Eropa lain karena status disabilitas mereka tidak diakui secara merata di semua tempat.
Selama beberapa tahun terakhir, Komisi Eropa telah melakukan uji coba harmonisasi kartu disabilitas nasional yang sudah ada dari delapan negara: Belgia, Siprus, Estonia, Finlandia, Italia, Malta, Rumania, dan Slovenia.
Hingga saat ini, setiap negara UE memiliki aturan sendiri untuk penggunaan kartu parkir disabilitas. Kartu baru ini juga berlaku di Liechtenstein, Norwegia, Islandia, dan Swiss.
Negosiasi intensif mengenai bentuk final dimulai pada 17 Januari dan berhasil diselesaikan dengan kesepakatan hari ini dalam waktu kurang dari sebulan. Secara teknis, pekerjaan akan dilanjutkan untuk menyelesaikan teks hukum dan situs web multibahasa khusus.

