Kantor baru ini akan menggabungkan penyelidikan yang sudah dilakukan oleh Pengadilan Pidana Internasional ICC dan penyelidikan JIT yang dipimpin oleh Lithuania, Polandia, dan Ukraina. Selain itu, Eurojust pada hari Kamis, satu tahun setelah dimulainya perang Rusia terhadap Ukraina, mengumumkan bahwa mereka juga telah mendirikan basis data untuk mengumpulkan bukti elektronik.
Para penyelidik telah mengumpulkan bukti terhadap 276 orang, dan dari jumlah tersebut sudah 99 orang yang didakwakan. Detail tentang identitas dan dakwaan belum diumumkan. Ketika para wartawan menanyakan apakah dan kapan presiden Rusia Putin akan diadili, ketua Eurojust Ladislav Hamran mengatakan bahwa pengadilan internasional akan bergantung pada kesepakatan internasional, namun ‘hari itu pasti akan datang’.
Selain itu, Belanda juga ingin mendirikan markas besar Eropa di Den Haag untuk menuntut perusahaan barat yang menghindari boikot Rusia. Kantor peradilan ini dapat bekerjasama dengan lembaga peradilan internasional yang sudah ada di Den Haag. Semua negara besar Uni Eropa diperkirakan mendukung rencana ini.
Negara-negara Uni Eropa sejak invasi Rusia ke Ukraina membatasi ekspor ke Rusia. Namun Kremlin dapat menghindari boikot tersebut secara "massal", misalnya dengan bantuan perantara asing. Markas besar Eropa yang baru harus mengumpulkan informasi dari semua negara Uni Eropa tentang penghindaran itu, kata Hoekstra.
Di Perserikatan Bangsa-Bangsa memang sudah lama dibahas soal penuntutan masa depan terhadap Rusia, politisi Rusia, dan militer Rusia atas peran mereka dalam perang terhadap Ukraina. Namun belum ada kejelasan. Secara teori Pengadilan Internasional atau ICC bisa menjadi pilihan, tapi mungkin juga – seperti pengadilan Yugoslavia – akan dibentuk pengadilan PBB khusus. Namun kemungkinan besar Rusia akan menghalangi hal itu di Dewan Keamanan PBB
Juga memungkinkan untuk mendirikan pengadilan khusus di Belanda ‘berdasarkan hukum Ukraina’. Ini bisa dilakukan tanpa persetujuan Dewan Keamanan (baca: persetujuan Rusia). Struktur hukum semacam itu pernah diterapkan untuk penuntutan terhadap tersangka Libya dalam serangan bom pesawat Amerika di atas Lockerbie, Skotlandia, melalui pengadilan khusus di Kamp Zeist yang dijaga ketat.

