IEDE NEWS

Kepercayaan Petani di Tujuh Negara Agraris UE Sedikit Menurun

Iede de VriesIede de Vries
Kepercayaan petani di tujuh negara pertanian UE termasuk Belanda sedikit menurun tahun lalu. Survei Eropa dari organisasi payung agraris Copa-Cogeca mencatat penurunan berkelanjutan dari kepercayaan umum sejak semester terakhir tahun 2021.

Hasil per negara menunjukkan gambaran kepercayaan yang beragam yang terutama terkait dengan situasi ekonomi sektor agraris di negara-negara tersebut (Belanda, Belgia, Prancis, Italia, Jerman, Hongaria, dan Swedia). Dalam pertanian dan hortikultura serta di lahan pertanian, musim panas yang panjang dan kering memainkan peran penting di banyak negara UE tahun lalu.

Untuk Belanda, kepercayaan petani pertanian dan hortikultura terhadap usaha mereka sedikit menurun, sementara indeks kepercayaan peternak sapi perah dan unggas meningkat.

Di antara petani Belgia di Flandria, indeks kepercayaan sedikit meningkat karena sebagian besar sektor tetap stabil secara ekonomi. Hanya di hortikultura Flandria yang terjadi suasana negatif akibat kenaikan biaya dan menurunnya kepercayaan konsumen.

Untuk Prancis, lebih dari seperempat petani menilai situasi ekonomi usaha mereka saat ini buruk; proporsi ini menurun 5% sejak Maret 2022 sementara prospek ekonomi terus menurun. 

Indeks kepercayaan untuk Jerman memburuk secara signifikan musim gugur ini akibat krisis di Ukraina, kenaikan harga pupuk dan energi, serta suku bunga tinggi atas modal pinjaman. Kesediaan petani Jerman untuk berinvestasi dalam energi berkelanjutan (angin dan surya) meningkat, begitu pula harga susu, ternak sapi, dan babi. Petani di Hongaria jauh lebih pesimis di seluruh sektor; bahkan untuk dua hingga tiga tahun ke depan.

Kekhawatiran atas kenaikan biaya terus melemahkan kepercayaan petani Italia. Mereka juga lebih pesimis terhadap kondisi saat ini dan masa depan, dengan horizon waktu dua sampai tiga tahun). Akhirnya, kepercayaan petani Swedia menurun secara bertahap hingga kuartal ketiga 2022, namun sentimen kini mulai lebih positif dan percaya diri karena pendapatan petani Swedia meningkat.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait