IEDE NEWS

Penundaan tiga bulan untuk Brexit; Apakah Orang Inggris Akan Pergi ke TPS Terlebih Dahulu?

Iede de VriesIede de Vries
Foto oleh Steve Houghton-Burnett di Unsplash — Foto: Unsplash

Duta besar dari 27 negara Uni Eropa berkumpul hari ini di Brussel untuk memberikan saran kepada Presiden UE Tusk mengenai permintaan Inggris untuk menunda Brexit. Tusk ingin mengetahui dari 27 pemerintah UE apakah mereka akan mengizinkan permintaan penundaan hingga paling lambat 31 Januari. Mungkin akan ada formulasi bahwa perpisahan juga dapat dilakukan lebih awal, jika parlemen Inggris telah menyetujui semua undang-undang Brexit yang diperlukan sebelum akhir Januari.


Presiden UE Tusk telah memberi saran kepada negara-negara UE untuk menunda Brexit hingga 31 Januari. Penundaan ini bersifat fleksibel: jika Inggris setuju lebih cepat dengan pengaturan kepergian, mereka bisa pergi lebih awal. Sebagian besar negara UE mendukung penundaan hingga akhir Januari, tetapi Prancis mendesak batas waktu yang lebih singkat.


Belum pasti apakah para duta besar dan Tusk benar-benar akan mengambil keputusan segera. Keputusan itu juga dapat ditunda hingga hari Senin atau Selasa. Mungkin Presiden UE Tusk akan menunggu beberapa hari sebelum membuat keputusan, karena Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berencana mengadakan pemilihan umum dini pada 12 Desember.


Perdana Menteri Johnson ingin Dewan Rendah memilih Senin tentang kemungkinan pemilihan. Pemerintah Inggris dikabarkan terbagi dalam masalah ini menurut beberapa menteri. Beberapa menteri ingin terlebih dahulu menyelesaikan keluarnya Inggris dari UE sebelum pergi ke tempat pemungutan suara.


Ketua oposisi Jeremy Corbyn sudah memberi isyarat bahwa fraksi Partai Buruh akan menahan diri dari pemungutan suara atau akan menentang. Dengan demikian Johnson tidak akan mencapai mayoritas dua pertiga secara legal yang dibutuhkan dan pemilihan tidak akan dilaksanakan.

Sudah lebih dari tiga tahun sejak orang Inggris memilih dalam sebuah referendum untuk meninggalkan Uni Eropa. Johnson meraih kemenangan penting pertama minggu ini. Parlemen menyatakan mendukung kesepakatan Brexit-nya. Namun segera setelah itu, ia kalah dalam pemungutan suara mengenai jadwal ketat yang ingin diterapkan Johnson untuk menyusun undang-undang yang diperlukan sebelum tenggat waktu 31 Oktober.


Menurut Johnson, sekarang terserah UE untuk memutuskan apakah Brexit akan ditunda dan berapa lama penundaan itu akan berlangsung.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait