Inisiatif warga Eropa “Selamatkan Lebah dan Petani!” masih bisa gagal karena tidak terpenuhinya kuorum yang diperlukan. Para penyelenggara referendum Eropa ini masih memiliki waktu satu minggu untuk mengumpulkan 230.000 tanda tangan yang masih kurang.
Menurut aturan UE, sebuah Inisiatif Warga Eropa semacam ini membutuhkan minimal satu juta tanda tangan, tersebar di setidaknya tujuh negara UE. Belanda sebelumnya bulan ini menjadi negara kedelapan yang mencapai batas minimum untuk “Selamatkan Lebah dan Petani.”
Inisiatif ini ingin memasukkan penghapusan bertahap perlindungan tanaman kimiawi di UE ke dalam agenda. Baru-baru ini sebuah penelitian baru yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan efek berbahaya dari akumulasi racun.
Tahun depan, EU akan meletakkan perpanjangan izin bahan kontroversial glifosat (RoundUp) ke dalam agenda.
Tujuan dari inisiatif warga ini adalah memastikan Komisi Eropa melarang penggunaan pestisida sintetis secara bertahap pada tahun 2035, sekaligus mendukung petani dalam transisi yang diperlukan. Untuk itu, penggunaan bahan sintetis harus dikurangi sebanyak 80% pada tahun 2030.
Dengan terpenuhi jumlah negara yang dibutuhkan, syarat pertama untuk Inisiatif Warga Eropa telah tercapai. Sekarang yang diperlukan adalah mencapai total satu juta tanda tangan sebelum 30 September.
Jumlah tanda tangan saat ini adalah 631.000, sehingga masih terdapat sprint akhir yang berat. Jika penyelenggara gagal mencapai target, maka Komisi Eropa tidak perlu mengadakan dengar pendapat maupun menyusun rancangan undang-undang.

