Swedia, Finlandia, Polandia, negara-negara Baltik Estonia, Latvia, dan Lithuania serta Irlandia mengajukan proposal tarif menjelang pertemuan para menteri perdagangan UE di Brussels. Dombrovskis mengatakan tarif impor juga dapat mencakup pupuk, namun belum memberikan detail lebih lanjut.
Pupuk yang mengandung fosfor, kalium, dan hidrogen sangat penting bagi pertanian Eropa. Namun ketergantungan terutama pada Rusia dan Belarus menimbulkan ketidakpastian pasokan bagi UE. Hal ini bisa menjadi ancaman terhadap ketahanan pangan di kawasan," tulis para menteri dalam surat kepada Dombrovskis.
Menurut radio Polandia, hingga saat ini delapan negara telah meminta Komisi Eropa untuk memberlakukan tarif atas lebih banyak produk dari Rusia.
Pada bulan Oktober, para pemimpin UE telah menegaskan kesiapan mereka untuk membatasi kemampuan Rusia dalam berperang lebih jauh melalui sanksi dan tindakan hukuman lainnya. Tarif ini akan menjadi bagian dari pendekatan yang lebih luas untuk memperbesar tekanan ekonomi terhadap Rusia. Sebelumnya tahun ini, UE sudah memutuskan untuk menghentikan impor beberapa produk makanan Rusia.
Negara-negara menyatakan bahwa impor pupuk dari Rusia dan Belarus telah meningkat sebesar 52% pada tahun 2024, yang menurut mereka menimbulkan risiko ekonomi dan ketergantungan yang membahayakan ketahanan pangan UE. Selain itu, pendapatan ekspor tersebut menghasilkan miliaran euro bagi Rusia, yang kemungkinan digunakan untuk perang melawan Ukraina.
Selain tarif impor, Komisi Eropa sedang menyiapkan paket sanksi kelima belas yang diperkirakan akan disetujui akhir tahun ini. Paket ini terutama akan berfokus pada penambahan lebih banyak individu dan entitas ke daftar sanksi, bukan pembatasan ekonomi baru.
Paket keenam belas, yang kemungkinan akan mencakup tarif bea cukai baru untuk impor Rusia, diperkirakan akan diluncurkan tahun depan di bawah kepemimpinan Polandia di UE.

