IEDE NEWS

Uni Eropa belum sepakat mengenai pemeriksaan untuk SIM baru

Iede de VriesIede de Vries
Para menteri transportasi dari 27 negara Uni Eropa dan Komisi Transportasi Parlemen Eropa belum sepakat dalam banyak hal satu sama lain maupun dengan Komisi Eropa mengenai aturan baru SIM Uni Eropa. Karena itu, belum dipastikan apakah dan bagaimana SIM digital Eropa akan dibuat, dan apakah para lanjut usia di atas 70 tahun harus menjalani pemeriksaan medis saat memperpanjang SIM mereka.

Awal pekan lalu, para menteri dan komisi parlemen membahas proposal Komisi yang dipresentasikan pada bulan Maret. Terungkap bahwa negara-negara Uni Eropa ingin mempertahankan kriteria mereka sendiri untuk senior dalam perpanjangan SIM, termasuk kemungkinan (seperti di Belanda) untuk mengurusnya secara tertulis melalui permohonan online. Sebaliknya, komisi parlemen EP berpendapat bahwa pernyataan dokter yang sah diperlukan.

Akan tetapi, para menteri dan Parlemen Eropa sepakat bahwa SIM harus berlaku selama 15 tahun, kecuali untuk para lansia. Juga harus ada aturan yang lebih ketat untuk para pemuda yang memiliki SIM kurang dari dua tahun. Perilaku lalu lintas berbahaya dan mengemudi di bawah pengaruh alkohol akan dikenakan sanksi lebih berat bagi mereka.

Batas usia untuk SIM 'besar' bagi truk akan diturunkan dari 21 menjadi 18 tahun, asalkan para pemuda terlebih dahulu lulus ujian kemampuan. Dengan ini, para menteri dan parlemen memenuhi permintaan mendesak dari sektor transportasi yang menghadapi kekurangan besar pengemudi.

Juga akan ada SIM digital dalam waktu maksimal tujuh tahun, yang tersedia di ponsel pintar dan dapat digunakan untuk identifikasi usia. Negara-negara Uni Eropa harus menggunakan prosedur pendaftaran Uni Eropa untuk ini. Namun SIM fisik tetap berlaku. Mulai tahun 2033, SIM Eropa dalam bentuk kartu bank menjadi wajib dan versi kertas akan dihapuskan.

Tujuannya adalah agar Dewan Menteri Transportasi Uni Eropa dan komisi transportasi EP dalam beberapa bulan ke depan dapat mencapai kesepakatan bersama dalam dialog trilateral mengenai daftar keinginan masing-masing, dan memasukkannya dalam proposal sebelumnya dari Komisi Eropa.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait