IEDE NEWS

AS Menerapkan Tarif Lebih Tinggi pada Impor Produk Eropa

Iede de VriesIede de Vries
Foto oleh chuttersnap di Unsplash — Foto: Unsplash

Amerika Serikat telah mulai memberlakukan tarif impor baru atas produk-produk Eropa senilai 7,5 miliar dolar. Pembelian pesawat Eropa di AS dikenai tarif 10 persen dan produk lain dikenai bea sebesar 25 persen. 

Awal bulan ini, Organisasi Perdagangan Dunia WTO memutuskan setelah bertahun-tahun proses hukum bahwa Eropa pada saat itu memberikan subsidi ilegal untuk pengembangan pesawat penumpang Eropa Airbus. Oleh karena itu, Washington sekarang boleh mengambil tindakan balasan.

Uni Eropa meminta Washington untuk tidak memberlakukan denda karena di WTO masih ada kasus serupa yang diajukan oleh UE terhadap AS, terkait dukungan finansial Amerika untuk pabrik pesawat Boeing. Keputusan terhadap kasus ini diharapkan keluar pada paruh pertama tahun 2020.

UE juga mengancam akan memberlakukan tarif senilai beberapa miliar euro, tidak hanya pada suku cadang pesawat tetapi juga pada saus tomat dan konsol permainan. Jika ada tarif impor baru dari Amerika Serikat, Uni Eropa tidak punya pilihan lain selain mengambil langkah yang sama, kata Komisaris Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmström sebelumnya. Dia juga mengatakan bahwa UE masih berharap dapat mencapai kesepakatan seimbang dengan AS.

Sebenarnya Presiden Amerika Serikat Trump ingin memberlakukan tarif impor pada produk UE dengan nilai yang jauh lebih besar. Menurutnya, langkah itu sekaligus akan menyelesaikan banyak masalah perdagangan lain antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, namun tindakan seperti itu saat ini dinilai terlalu keras. Trump menyatakan bahwa AS belum siap untuk memberlakukan lebih banyak tarif saat ini. 

Awal bulan ini, Amerika Serikat mendapat lampu hijau untuk menerapkan tarif pada barang-barang dari Uni Eropa. Kebijakan ini mempengaruhi industri anggur dari Prancis dan Spanyol serta industri wiski Skotlandia. Perusahaan anggur Italia selamat dari dampak ini, tetapi pembuat keju Italia terdampak. 

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) secara resmi memberikan lampu hijau minggu ini untuk penerapan tarif tersebut. Kebijakan ini berdampak pada industri anggur dari Prancis dan Spanyol serta industri wiski Skotlandia. Perusahaan anggur Italia selamat, namun pembuat keju di sana menjadi korban. 

Menurut para kritikus, Trump berusaha menimbulkan perpecahan di dalam Eropa. Prancis dan Spanyol telah meminta Komisi Eropa untuk bantuan keuangan. Asosiasi Scotch Whisky mengirimkan sekitar 1 miliar pound wiski Scotch ke AS tahun lalu. Namun dengan tarif impor 25%, perdagangan wiski menghadapi tekanan berat.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait