IEDE NEWS

Zelensky menuduh negara-negara UE melakukan 'pemerasan' terkait pipa Druzhba

Iede de VriesIede de Vries
Uni Eropa telah memperpanjang sanksi terhadap perusahaan yang terlibat dalam perang Rusia melawan Ukraina secara sementara hingga pertengahan September 2026. Namun akibat penolakan dari Slovakia dan Hongaria, mereka belum mencapai kesepakatan mengenai perluasan sanksi.
Zelensky menuduh UE melakukan pemerasan terkait pipa Druzhba dan sanksi. — Foto: Pexels

Sanksi ditujukan kepada individu dan organisasi yang menurut UE turut serta dalam melemahkan atau mengancam integritas teritorial, kedaulatan, dan kemerdekaan Ukraina. Secara total, sekitar 2.600 orang dan entitas tercantum dalam daftar sanksi. 

Tindakan tersebut mencakup pembatasan perjalanan bagi orang-orang yang ada dalam daftar sanksi. Akibatnya, mereka dilarang bepergian ke negara-negara Uni Eropa.

Pembukaan Kembali

Selain itu, aset keuangan dari individu dan organisasi terkait yang berada dalam wilayah Uni Eropa dibekukan. Pada peninjauan terbaru, negara-negara UE memutuskan untuk tidak lagi memasukkan dua orang dalam daftar sanksi. 

Promotion

Secara bersamaan, UE menyatakan tekad untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan tekanan terhadap Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan pada hari Minggu bahwa tekanan Eropa untuk membuka kembali pipa minyak Druzhba, yang mengangkut minyak mentah Rusia, adalah sebuah "pemerasan".

Konflik yang Meningkat

Terjadi konflik energi yang semakin intens dengan Hongaria dan Slovakia, yang juga menghambat perluasan paket sanksi lebih lanjut terhadap Moskow. Ini termasuk tindakan terhadap armada bayangan Rusia guna mengurangi pemasukan energi Rusia yang membiayai perang di Ukraina. 

Pipa minyak era Soviet tersebut yang mengangkut minyak Rusia melalui Ukraina ke kedua negara tersebut telah tidak beroperasi sejak serangan Rusia pada 27 Januari. Kiev menunda perbaikan dengan alasan bahwa perbaikan tidak dapat dilakukan dengan aman selama serangan bom masih berlanjut.

Pemilu

Perdana Menteri Hongaria yang pro-Moskow, Viktor Orbán, memanfaatkan terhentinya pasokan minyak Rusia dalam kampanye pemilihan parlemen bulan depan. Partai konservatif-nasionalis Fidesz miliknya terancam dikalahkan oleh partai oposisi pro-Eropa yang memiliki kandidat tandingan populer.  Dalam konteks ini, Zelensky dan banyak politisi UE enggan memberikan keberhasilan kepada Orbán.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion