Italia telah mengajukan perkara terhadap Austria terkait pembatasan truk di A12 melalui Inntal dan A13 melewati Brenner. Jaksa agung sebagian besar memihak Roma. Larangan mengemudi pada malam hari, larangan musim dingin pada hari Sabtu, dan larangan untuk barang tertentu menurut hakim UE bertentangan dengan hukum Uni Eropa.
Dengan Kereta Api
Larangan terutama untuk truk berisi barang yang juga bisa diangkut dengan kereta mendapatkan kritik. Austria seharusnya meninjau ulang langkah tersebut setelah kualitas udara di sepanjang rute membaik. Negara tersebut menurut jaksa agung belum cukup menyelidiki apakah larangan itu masih diperlukan atau bisa dilonggarkan.
Ini tidak menolak upaya Austria memindahkan lebih banyak barang dari jalan ke kereta api. Kritik terutama menyoroti cara pembatasan yang ada didasarkan secara hukum. Austria mempertahankan kebijakannya demi perlindungan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keselamatan lalu lintas di jalur Alpen yang sibuk.
Promotion
Pada Malam Hari
Larangan malam juga menurut saran hukum tidak bisa bertahan dalam bentuknya saat ini. Langkah itu tidak benar-benar mengurangi lalulintas truk, melainkan hanya memindahkannya ke siang hari. Selain itu, larangan tersebut tidak diterapkan secara konsisten dan sistematis untuk mencapai tujuan lingkungan yang diinginkan.
Larangan musim dingin berlaku pada hari Sabtu dari Januari hingga awal Maret dan mempengaruhi truk berat di jalur utara-selatan yang padat melewati Alpen. Menurut jaksa agung, langkah ini diskriminatif dan tidak memiliki justifikasi yang memadai.
Pengaturan Kuota
Satu pembatasan Austria yang secara hukum tetap berlaku adalah sistem pengaturan kuota untuk truk pada hari-hari sibuk. Dengan sistem ini, dari Jerman maksimal tiga ratus truk per jam diizinkan masuk ke A12. Italia menurut saran tersebut tidak membuktikan bahwa ini adalah pembatasan ilegal atas arus barang. Saran ini tidak mengikat, tetapi Pengadilan kerap mengikuti pendapat jaksa agung dalam putusan akhirnya.
Seruan kepada UE
Di Austria, SPÖ dan Partai Hijau merespon dengan kekecewaan. Mereka khawatir kepentingan ekonomi akan lebih diutamakan daripada kesehatan dan istirahat malam penduduk. Kedua partai mendorong Austria, Jerman, Italia, dan Komisi Eropa bekerja sama lebih banyak memindahkan transportasi barang ke jalur kereta dan mengoordinasikan lalu lintas truk dengan lebih baik.
Pembangunan Terowongan
Peran penting diambil oleh Brenner basistunnel antara Innsbruck dan Fortezza. Jalur kereta sepanjang 55 kilometer ini hampir datar dan dirancang sebagai alternatif menarik bagi transportasi truk internasional. Sistem terowongan lengkap mencakup sekitar 230 kilometer terowongan utama, penghubung, dan akses.
Dengan jalur kereta baru ini, kereta barang yang lebih panjang dan berat dapat melintasi Alpen lebih cepat. Para pembangun berharap bagian besar angkutan barang beralih ke kereta, sehingga mengurangi kemacetan, kebisingan, dan emisi di lembah.

