IEDE NEWS

Kepala PBB Melihat Peluang untuk Konsultasi Baru tentang Siprus Utara

Iede de VriesIede de Vries
Kunjungan Sekretaris Jenderal PBB Ant贸nio Guterres ke Siprus tidak menghasilkan terobosan dalam konflik yang telah berlangsung puluhan tahun di pulau itu. Namun, fase diplomatik baru telah dimulai yang bergerak menuju konferensi internasional baru.
Kepala PBB Guterres mendorong konsultasi baru tentang masa depan Siprus.

Pembicaraan di Nicosia tidak menghasilkan dilanjutkannya negosiasi damai formal. Guterres berbicara secara terpisah dengan Presiden Nikos Christodoulides dan pemimpin Turki-Siprus Tufan Erh眉rman, kemudian dilanjutkan dengan konsultasi bersama. Dengan demikian, Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap mempertahankan pendekatan yang melibatkan kedua pihak secara langsung.

5 + 1

Hasil utama dari kunjungan tersebut adalah kesepakatan untuk bekerja menuju pertemuan lima-plus-satu baru. Dalam pertemuan itu, kedua pihak di Siprus, tiga negara penjamin Yunani, Turki, dan Inggris Raya, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa akan duduk bersama kembali. Waktu pelaksanaan pertemuan tersebut belum diketahui.

Selain itu, pertemuan baru tidak akan terjadi secara otomatis. Berdasarkan kesepakatan yang dibuat, harus ada pekerjaan persiapan yang cukup terlebih dahulu. Baru ketika kemajuan memadai dicapai, konferensi baru dapat memiliki peluang hasil yang berarti menurut pihak-pihak terkait.

Promotion

Penekanan diberikan pada apa yang disebut langkah-langkah membangun kepercayaan. Kerja sama praktis antara kedua komunitas harus memperkuat kepercayaan timbal balik dan meletakkan dasar untuk pembicaraan politik lanjutan. 

Setelah Sepuluh Tahun

Belum ada kesepakatan penuh mengenai cara negosiasi mendatang akan berlangsung. Selain substansi konflik, pihak terkait ingin terlebih dahulu kejelasan mengenai metode dan desain jalur negosiasi baru yang mungkin. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah pembicaraan panjang tanpa hasil konkret terulang kembali.

Yang mencolok adalah selama pertemuan baru-baru ini, isu substantif kembali dibahas. Menurut para pemimpin yang terlibat, ini adalah kali pertama sejak pembicaraan di Crans-Montana hampir sepuluh tahun lalu. 

Dimulai

Semua pihak terkait kini menyetujui niat untuk mengadakan pertemuan internasional baru, meskipun mereka mengaitkan beberapa syarat. Ketiga negara penjamin tetap memainkan peran utama bersama kedua pihak di Siprus dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Selain itu, Uni Eropa juga berupaya mendukung proses PBB dengan menjaga kontak dengan kedua pemimpin.

Kunjungan Guterres tidak menyelesaikan konflik berkepanjangan tersebut, tetapi memulai jalur diplomatik baru. Dalam periode mendatang akan terlihat apakah persiapan dapat menghasilkan kepercayaan cukup untuk kembali mengadakan konferensi internasional dan menghidupkan kembali negosiasi yang mandek.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion