Negara bagian Jerman dengan berat hati menyetujui undang-undang pupuk yang lebih ketat untuk menghindari denda jutaan euro dari Uni Eropa. Akibatnya, lebih banyak wilayah dikategorikan sebagai 'tercemar nitrat' dan penggunaan pupuk di lahan padang rumput menjadi lebih terbatas.
Selain itu, negara bagian juga diwajibkan dalam waktu satu tahun untuk menggunakan jaringan pengukuran yang jauh lebih rinci.
Aturan administratif baru ini berarti bahwa "wilayah merah" meningkat hampir dua kali lipat menjadi 2,9 juta hektar lahan pertanian. Menteri Pertanian Jerman Cem Özdemir dan Menteri Lingkungan Hidup Steffi Lemke (dari Partai Hijau) telah mencapai kesepakatan terkait hal ini dengan Komisi Eropa. Brussels telah mengajukan dan memenangkan prosedur hukum terhadap Berlin karena tidak mengambil tindakan terhadap konsentrasi nitrat yang terlalu tinggi di air tanah Jerman.
Para komisaris Eropa bidang Iklim, Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, dan Pertanian telah memberi tahu Jerman dengan tegas bahwa pengabaian, penghindaran, dan pelanggaran aturan UE tidak akan lagi ditolerir. Brussels akan mulai mengenakan denda jutaan euro jika negara bagian Jerman terus menolak peraturan baru ini. Perusahaan penyedia air minum di Jerman menyambut baik aturan baru yang menanggulangi pencemaran nitrat.
Di Belanda, kepatuhan yang kurang terhadap pedoman nitrat UE juga menjadi sorotan. Selama bertahun-tahun Belanda diizinkan untuk menggunakan lebih banyak pupuk alami, namun Brussels ingin mengakhiri kebijakan tersebut. Perdana Menteri Rutte mengatakan pada hari Jumat lalu setelah rapat menteri bahwa ia memperkirakan Belanda akan kehilangan hak derogasi tersebut. "Kami sebagai Belanda memang harus berusaha keras. Kita tidak bisa berharap diperlakukan berbeda dari negara lain," ujar perdana menteri.
Menteri Pertanian Henk Staghouwer dan Kementerian LNV dalam beberapa bulan terakhir berusaha secara diam-diam di balik layar Brussels untuk mendapatkan kembali hak derogasi atau solusi jangka panjang lainnya. Namun, Komite Nitrat UE sejauh ini menolak ide-ide yang diajukan Belanda jika ide tersebut tidak bersifat mengikat atau dapat ditegakkan secara hukum.
Komisaris Pertanian Janus Wojciechowski baru-baru ini mengulangi kepada wartawan bahwa menurutnya Belanda memiliki terlalu banyak ternak dalam ruang yang terbatas. Ia mengatakan bahwa Belanda bisa mengurangi jumlah ternak dengan subsidi UE untuk peningkatan kesejahteraan hewan: lebih sedikit sapi berarti kandang yang lebih luas, lebih banyak ruang hidup artinya kesejahteraan hewan meningkat…..

