IEDE NEWS

Lebih Banyak Sanksi UE terhadap Rusia, Larangan Nord Stream dan Ekspor Minyak

Iede de VriesIede de Vries
Komisi Eropa ingin meningkatkan tekanan pada Rusia dengan paket tindakan hukuman baru. Paket sanksi kedelapan belas ini berfokus pada bank-bank Rusia, sektor energi, dan perusahaan yang terlibat dalam perang melawan Ukraina. Salah satu bagian mencolok adalah larangan kerja sama dengan proyek Nord Stream.
Afbeelding voor artikel: Meer EU-sancties tegen Rusland, verbod op Nord Stream en olie-export

Komisi mengusulkan agar perusahaan-perusahaan Eropa tidak lagi menyediakan layanan untuk pipa gas Nord Stream 1 dan 2. Tujuannya adalah untuk mencegah Rusia mengaktifkan kembali atau menggunakan infrastruktur tersebut untuk sabotase di masa depan. Larangan berlaku untuk dukungan teknis, keuangan, dan logistik pada kedua pipa gas tersebut.

Selain energi, paket ini juga menargetkan sektor perbankan Rusia. Empat bank Rusia lainnya akan masuk dalam daftar sanksi. Bank-bank ini diduga memfasilitasi transaksi yang mendukung industri perang Rusia. Dana mereka di UE dibekukan, dan kerja sama dengan perusahaan Eropa dilarang.

Armada bayangan kapal tanker minyak yang mencoba mengekspor minyak Rusia juga dibidik. Negara-negara anggota UE harus meningkatkan inspeksi dan menolak akses kapal-kapal tersebut ke pelabuhan. Komisi juga ingin dapat mengambil langkah hukum terhadap perusahaan Eropa yang memfasilitasi penyelundupan minyak ini.

Promotion

Paket kedelapan belas juga berisi pembatasan perdagangan untuk teknologi dan barang yang bisa digunakan secara militer. Item-item seperti semikonduktor dan komponen optik termasuk di dalamnya. Komponen-komponen ini kini diekspor ke Rusia melalui negara ketiga dan masih bisa mencapai militer Rusia.

Perhatian juga diberikan pada peran perusahaan di 'negara ketiga'. Brussel ingin memberlakukan sanksi terhadap perusahaan di luar UE yang tetap memasok produk ke Rusia meskipun sudah ada tindakan. Dengan ini, Brussel berupaya menangani penghindaran sanksi melalui antara lain China, Turki, dan Uni Emirat Arab.

Menurut sumber di Brussel, belum ada kesepakatan penuh. Beberapa negara UE khawatir akan kerugian ekonomi atau ketegangan diplomatik. Namun, Ketua Komisi Von der Leyen menegaskan bahwa saat ini waktunya untuk melawan "kelelahan sanksi" dan mempertahankan kesatuan Eropa.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion