IEDE NEWS

UE berikan subsidi miliaran dalam Green Deal untuk mendorong petani organik

Iede de VriesIede de Vries
Foto: Unsplash

Komisi Eropa telah mempresentasikan rencana aksi untuk membantu petani dan peternak beralih lebih cepat ke produksi organik. Dengan langkah ini, UE berharap dalam sepuluh tahun setidaknya seperempat dari lahan pertanian Eropa menjadi organik.

Tujuan utama adalah untuk “mendorong permintaan” melalui kampanye promosi dan langkah-langkah lainnya. Para Komisaris UE Janusz Wojciechowski (Pertanian) dan Frans Timmermans (Lingkungan) menyoroti bahwa jenis produksi ini terutama bermanfaat bagi produsen makanan kecil dan menengah.

Dengan peluncuran dorongan bio ini, Komisi Eropa sekali lagi menegaskan pentingnya subsidi Green Deal baru dalam kebijakan pertanian bersama (GLB) yang baru. Negosiasi mengenai hal ini saat ini berjalan sulit. Banyak negara UE menganggap perubahan dalam pertanian dan peternakan ini tidak perlu, kurang lengkap, terlalu cepat, terlalu banyak, atau terlalu memaksa.

Dengan rencana aksi ini, Wojciechowski dan Timmermans berpegang pada garis kebijakan Green Deal Eropa serta Strategi Farm to Fork dan Keanekaragaman Hayati. Usulan-usulan ini bertujuan memberikan subsidi yang tepat bagi sektor organik yang sudah berkembang pesat untuk mencapai tujuan Green Deal.

Dorongan bio yang dipresentasikan saat ini berisi usulan untuk mendorong produksi dan konsumsi makanan organik. Setiap warga Eropa rata-rata menghabiskan 84 euro per tahun untuk konsumsi organik, namun perbedaan antar negara UE sangat besar, berkisar dari 1 hingga 344 euro per penduduk.

Produksi organik bervariasi antara negara-negara UE, dengan Austria sebagai pemimpin (26%), diikuti oleh Swedia dan Estonia sekitar 20%. Di negara lain produksi hanya sekitar 3%, seperti Bulgaria atau Rumania, kata Wojciechowski.

Hal ini tidak hanya disebabkan oleh perbedaan daya beli (produk organik umumnya lebih mahal), tetapi terutama oleh perbedaan ketersediaan. Lahan pertanian organik di UE telah tumbuh hampir 66% dalam dekade terakhir, dari 8,3 juta hektar pada 2009 menjadi 13,8 juta hektar pada 2019. Saat ini mewakili 8,5% dari total luas lahan.

Dalam anggaran kebijakan pertanian bersama saat ini, sekitar 1,8% anggaran (7,5 miliar euro) dialokasikan untuk mendukung pertanian organik. GLB yang akan datang akan mencakup skema subsidi lingkungan sebesar 38-58 miliar euro untuk periode 2023-2027, tergantung hasil negosiasi GLB yang masih berjalan saat ini.

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait