IEDE NEWS

Negara-negara Uni Eropa dan Petani Menyerukan Peringatan atas Pemotongan Anggaran Pertanian Miliaran Euro

Iede de VriesIede de Vries
Empat belas negara anggota Uni Eropa memperingatkan Komisi Eropa untuk mempertahankan anggaran pertanian yang ada. Dalam anggaran jangka panjang Uni Eropa yang baru, ancaman pemotongan miliaran subsidi pertanian terutama untuk pengembangan pedesaan muncul. Organisasi petani juga menyebut hal ini sebagai ancaman serius bagi kebijakan pertanian Eropa.
Afbeelding voor artikel: EU-landen en boeren slaan alarm over miljardenkorting op landbouwbudget

Komisi Eropa akan mempresentasikan proposalnya untuk anggaran jangka panjang Uni Eropa setelah tahun 2027 pada tanggal 16 Juli. Menurut beberapa sumber, struktur pendanaan pertanian yang ada akan diubah secara mendalam. 

Misalnya, dana untuk pengembangan pedesaan akan digabungkan dengan dana struktural untuk pembangunan regional. Dana yang tersisa akan digabungkan menjadi total subsidi nasional yang lebih luas.

Brussels mengatakan bahwa revisi finansial besar diperlukan di Uni Eropa. Pertama, negara-negara Uni Eropa ingin meningkatkan pengeluaran mereka untuk pertahanan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan, dengan mempertimbangkan meningkatnya ancaman militer Rusia. Selain itu, mereka ingin memperkuat posisi ekonomi mereka mengingat praktik perdagangan Amerika dan China yang terus berkembang.

Promotion

Dalam ringkasan yang hingga kini dipublikasikan, tidak ada pembahasan mengenai proposal untuk Kebijakan Pertanian Bersama (Common Agricultural Policy/GLB). Hal ini memperkuat sinyal menurut anggota Parlemen Eropa Belanda Bert-Jan Ruissen (SGP) bahwa kebijakan pertanian mungkin akan digabungkan ke dalam 'rencana kemitraan nasional & regional' yang lebih luas.

Menurut para kritikus, hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan serius. Oleh karena itu, empat belas negara, baik dari Eropa Utara maupun Selatan, telah secara bersama-sama menyampaikan keberatan. Mereka memperingatkan bahwa penghapusan dana Uni Eropa yang ada akan memperburuk ketimpangan antar wilayah dan menekan dukungan penting bagi sektor pertanian.

"Dengan rencana untuk menghapuskan anggaran pertanian, Komisi Eropa meninggalkan para petani dalam kesulitan," kata Bert-Jan Ruissen. Ia menanggapi sinyal Komisi Eropa untuk menghapus anggaran pertanian dalam Kerangka Keuangan Jangka Panjang (MFK) yang baru dan memasukkannya ke dalam semacam dana tunggal nasional, yang dapat digunakan oleh negara-negara Uni Eropa untuk berbagai tujuan.

Rencana Komisi berarti bahwa setiap negara anggota akan memperoleh satu jumlah subsidi yang lebih besar dengan dana UE, yang di dalamnya digabungkan pendanaan untuk pertanian, kohesi, dan bidang kebijakan lainnya. Dengan demikian, hubungan langsung antara kebijakan Eropa dan pendanaan Eropa akan hilang. Kekhawatiran muncul bahwa pertanian akan menjadi subordinat bagi prioritas nasional lainnya. 

Walaupun dukungan pendapatan langsung untuk para petani tampaknya akan dipertahankan untuk sementara, masih belum jelas apakah tingkat tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Penghematan total pada anggaran pertanian dapat mencapai puluhan miliar euro.

Pada hari Senin, 7 Juli, komisi pertanian Parlemen Eropa akan mengadakan rapat darurat mengenai masalah ini. Pada pagi hari Kamis, 10 Juli, akan diadakan debat pleno darurat tentang masa depan kebijakan pertanian bersama setelah 2027. Isi pernyataan tersebut saat ini belum diketahui.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion