IEDE NEWS

Parlemen Eropa Selidiki Larangan Kontak dengan Rusia

Iede de VriesIede de Vries
Ketua Parlemen Eropa ingin menyelidiki apakah anggota Parlemen Eropa dari Luksemburg telah melanggar kode etik parlemen karena kontaknya dengan anggota parlemen Rusia. Penyelidikan ini bisa berujung pada tindakan disipliner.
Penyelidikan terhadap anggota Parlemen Eropa Kartheiser karena kontak terlarang dengan Rusia. — Foto: EU

Awal mula penyelidikan adalah permintaan dari ketua parlemen Roberta Metsola kepada Komite Penasihat yang mengawasi kepatuhan terhadap kode etik anggota Parlemen Eropa. Komite tersebut harus menilai apakah Fernand Kartheiser, seorang radikal kanan dari Luksemburg, telah melanggar aturan parlemen melalui kegiatannya.

Panggilan Video

Berdasarkan informasi yang tersedia, Kartheiser sejak awal perang di Ukraina telah mengunjungi Rusia dua kali. Ia juga melakukan beberapa panggilan video dengan anggota Duma Negara Rusia. Perjalanan terbarunya membawanya ke Forum Ekonomi Internasional di Saint Petersburg.

Selama kunjungan tersebut muncul pernyataan bersama dari anggota parlemen Eropa dan Rusia mengenai masa depan hubungan antara Uni Eropa dan Rusia.

Promotion

Sejak 2014

Menurut Metsola, pernyataan itu menimbulkan pertanyaan serius, karena bisa menciptakan kesan bahwa ada saluran komunikasi informal mewakili Parlemen Eropa dengan Duma Negara Rusia. Menurut dia, hal itu bisa memberikan gambaran yang salah tentang posisi resmi parlemen.

Parlemen Eropa sudah menangguhkan kontak resmi dengan lembaga legislatif Rusia sejak 2014. Dalam konteks tersebut, ketua parlemen ingin menyelidiki apakah kontak dan kegiatan Kartheiser baru-baru ini sesuai dengan aturan yang berlaku bagi anggota Parlemen Eropa.

Biaya atas nama siapa?

Penyelidikan tidak hanya menargetkan kontak dengan perwakilan Rusia. Juga sedang dipertimbangkan apakah pertemuan dengan perwakilan dari negara ketiga dan kemungkinan pengaturan perjalanan yang dibiayai pihak ketiga telah dilaporkan dengan benar sesuai aturan transparansi yang berlaku.

Kartheiser menyatakan terkejut dengan penyelidikan tersebut. Dia mengatakan bahwa para jurnalis meminta komentarnya sebelum dia sendiri menerima surat dari ketua parlemen. Menurut dia, baru berjam-jam kemudian dia bisa melihat surat tersebut melalui jalur lain.

Berita Lama

Lebih lanjut dia menyatakan bahwa sejak Mei 2025 dia secara terbuka menjalankan dialog informal dengan anggota parlemen Rusia. Menurutnya, kontak tersebut sudah lama diketahui publik dan aneh bahwa Parlemen Eropa baru sekarang memulai penyelidikan.

Kartheiser menegaskan dia menganggap dialog diplomatik dengan Rusia sebagai hal yang perlu. Menurut dia, dialog dapat membantu menyelesaikan konflik dan tidak bertentangan dengan martabat Parlemen Eropa. Komite Penasihat sekarang harus menilai apakah kegiatannya telah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Promotion

Tag:
Rusia

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion