IEDE NEWS

Politisi Eropa ke China untuk Pembicaraan tentang Perdagangan

Iede de VriesIede de Vries
Untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, sebuah delegasi perdagangan dari Parlemen Eropa kembali melakukan kunjungan ke China. Kunjungan ini terutama difokuskan pada perdagangan, platform digital, dan kekhawatiran terkait masuknya produk ke Eropa.
Politisi Eropa di China untuk pembicaraan perdagangan krusial di tengah ketegangan.

Sebuah kelompok Anggota Parlemen Eropa melakukan perjalanan ke Beijing dan Shanghai untuk berdialog dengan otoritas dan perusahaan-perusahaan. Selama bertahun-tahun, terdapat ketegangan di bidang perdagangan antara kedua blok ekonomi tersebut, salah satunya terkait dengan banyaknya mobil listrik impor dari China.

Kunjungan yang dipulihkan ini tidak berarti semua ketegangan telah hilang. Masih ada kekhawatiran terkait berbagai isu politik dan ekonomi antara kedua belah pihak. Namun, melanjutkan kontak dianggap sebagai kesempatan untuk membahas masalah secara langsung dan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang posisi masing-masing.

Setelah Presiden AS Trump tahun lalu mulai memberlakukan berbagai denda baru atas impor produk Eropa, negara-negara Uni Eropa tengah berupaya menyebarkan aktivitas perdagangan mereka lebih luas ke seluruh dunia. Oleh karena itu, mereka telah menandatangani perjanjian perdagangan baru dengan Australia, India, dan Amerika Selatan.

Promotion

Lebih Mandiri

Karenanya, karena negara-negara Uni Eropa ingin mengurangi ketergantungan pada impor untuk ekonomi mereka sendiri, mereka juga berusaha meningkatkan posisi sektor bisnis dalam negeri. Dengan lebih banyak bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Eropa, mereka berharap menjadi kurang bergantung pada produk Cina atau Amerika.

Delegasi Eropa ingin membahas antara lain pertumbuhan pesat perdagangan online antara China dan Eropa. Fokusnya adalah pada kualitas produk China yang tiba di pasar Eropa. Tidak semua produk China memenuhi kriteria Eropa terkait lingkungan dan keberlanjutan.

Poin penting adalah bahwa aturan Eropa mengenai keamanan produk harus dipatuhi. Ada kekhawatiran bahwa barang-barang tidak selalu memenuhi standar ini ketika dijual melalui platform internet dan langsung dikirim ke pelanggan Eropa. 

Jutaan Paket Pos

Banyaknya paket yang masuk ke Eropa setiap hari juga menjadi faktor. Arus ini menyulitkan otoritas bea cukai untuk melakukan pemeriksaan yang baik saat kedatangan. Uni Eropa ingin agar toko-toko online China membuka pusat distribusi sendiri di dalam Uni Eropa.

Sementara itu, Eropa sedang mengerjakan langkah-langkah untuk mengatur lebih baik masuknya jutaan paket pos dari China. Ini termasuk mempertimbangkan pajak tambahan, pengawasan yang lebih ketat, dan kemungkinan denda jika terjadi pelanggaran. Uni Eropa telah memutuskan untuk mulai menerapkan bea masuk tambahan sebesar dua euro per paket pos.

Delegasi ingin membicarakan pertumbuhan pesat perdagangan online antara China dan Eropa. Fokusnya pada bagaimana produk mencapai pasar Eropa dan dengan kondisi apa. Pembicaraan juga mencakup perusahaan-perusahaan yang aktif di pasar Eropa.

Promotion

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion