Pada tahun 2022, terdapat 899 kasus penyakit salmonella. Ini meningkat untuk tahun ketiga berturut-turut. Kasus penyakit salmonella pada tahun 2023 lebih sering terjadi dibandingkan sebelum pandemi corona, ketika tercatat 1120 kasus.
Peningkatan jumlah wabah juga terlihat di bagian lain Eropa dan mengikuti tren umum. Wabah salmonella terbesar pada tahun 2023 di Denmark mencatat 31 kasus terdaftar. Total tahun lalu terjadi 18 wabah, suatu peningkatan signifikan dibandingkan 11 wabah tahun sebelumnya.
Kebanyakan kasus dapat dihubungkan dengan daging ayam impor. Wabah yang terjadi sebagian besar disebabkan oleh varian salmonella Enteritidis. Bakteri ini biasanya ditemukan pada ayam, daging ayam, dan telur.
Orang dapat terinfeksi melalui kontak dengan hewan atau makanan yang terkontaminasi bakteri tersebut.
Sumber infeksi sebuah wabah adalah daging ayam yang sudah dimasak untuk kebab. Wabah tersebut merupakan bagian dari wabah internasional yang melibatkan lebih dari 200 pasien di 13 negara.

