Ukraina adalah negara pertanian besar yang tidak dapat dimasukkan ke dalam struktur subsidi UE saat ini. Diskusi mengenai keanggotaan Ukraina tidak hanya mengenai geopolitik tetapi juga semakin banyak mengenai masa depan pertanian Eropa.
Ukraina bisa memanfaatkan potensi agrarisnya dalam ekspor ke negara non-UE, sementara jika bergabung dengan UE, Ukraina untuk sementara waktu tidak termasuk dalam sistem subsidi pertanian UE, kata duta besar UE untuk Ukraina Katarína Mathernová baru-baru ini. Diplomat UE itu mengatakan bahwa pendekatan semacam itu dapat diuji selama beberapa tahun sebelum keputusan dibuat tentang bagaimana sektor agraris harus diintegrasikan lebih lanjut.
Terlalu besar
Sebelumnya, Menteri Ekonomi Ukraina, Oleksiy Sobolev, mengatakan salah satu keuntungan utama keanggotaan UE bagi petani Ukraina adalah akses ke Kebijakan Pertanian Bersama beserta subsidinya. Namun ia juga menggarisbawahi bahwa sebagian besar perusahaan pertanian Ukraina menurut aturan UE saat ini tidak memenuhi syarat karena ukurannya terlalu besar. Brussel justru ingin terutama mensubsidi petani kecil, dan mengurangi subsidi untuk konglomerat besar.
Promotion
Sekaligus
Diskusi ini menyoroti salah satu isu paling sensitif dalam proses keanggotaan: bagaimana salah satu produsen pertanian terbesar Eropa dapat diintegrasikan ke dalam blok UE tanpa mengganggu aturan subsidi yang ada atau menimbulkan perlawanan politik besar di kalangan petani UE?
Dengan lebih dari empat puluh juta hektar lahan pertanian, Ukraina akan sekaligus menjadi negara pertanian terbesar di Uni Eropa. Perluasan ini akan menambah sekitar seperempat total lahan pertanian Eropa. Tidak ada perluasan UE sebelumnya yang berdampak sepenting ini terhadap sektor pertanian.
Berjangka
Di sisi lain, baik pihak Eropa maupun Ukraina menekankan bahwa integrasi cepat sektor pertanian tidak realistis. Petani Ukraina mengakui bahwa sektor mereka masih perlu mengambil langkah besar untuk sepenuhnya memenuhi regulasi Eropa, standar kualitas, dan persyaratan lingkungan. Oleh karena itu, semakin tegas disetujui integrasi secara bertahap.
Langkah antara
Diskusi tidak lagi terbatas pada pertanyaan apakah Ukraina akan menjadi anggota UE suatu hari nanti. Sama pentingnya adalah bagaimana keanggotaan itu diwujudkan tanpa mengganggu pasar pertanian yang ada. Seruan semakin sering terdengar untuk memberikan sektor pertanian jalur transisi sendiri dengan langkah-langkah perantara yang jelas dan perlindungan sementara.
Tantangan
Uni Eropa menghadapi salah satu tantangan pertanian terbesar dalam sejarahnya. Keanggotaan Ukraina menawarkan peluang ekonomi dan dapat secara signifikan memperkuat produksi pangan Eropa. Namun skala pertanian Ukraina sangat besar sehingga hampir tidak ada yang mengharapkan hubungan saat ini dalam kebijakan pertanian Eropa bisa tetap sama.

