IEDE NEWS

Uni Eropa Masih Ragu-ragu tentang Penerimaan Negara-negara Balkan Barat

Iede de VriesIede de Vries
Uni Eropa mencari cara baru untuk mempercepat penerimaan negara-negara di Balkan Barat. Perdebatan ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Pada sebuah konferensi puncak di Montenegro, perluasan Uni menjadi fokus utama.
Pemimpin Uni Eropa dan negara-negara Balkan membahas masa depan perluasan di Montenegro.

Pemimpin-pemimpin Uni Eropa dan enam negara di Balkan Barat berkumpul Jumat lalu di Tivat, Montenegro. Diskusi berfokus pada masa depan perluasan Uni Eropa dan kemajuan negara-negara kandidat anggota. Beberapa negara Balkan sudah ada dalam daftar kandidat selama sepuluh tahun.

Strategis

Perhatian terhadap perluasan meningkat akhir-akhir ini. Dalam Uni Eropa berkembang kesadaran bahwa perluasan bukan hanya pilihan politik, tetapi semakin menjadi kebutuhan strategis. Oleh karena itu, dicari kemungkinan agar proses penerimaan saat ini dapat berjalan lebih cepat.

Rusia dan China

Salah satu alasan penting adalah kekhawatiran yang tumbuh tentang pengaruh asing di wilayah tersebut. Dalam diskusi sering kali disebutkan peran agresif Rusia. Uni Eropa ingin mencegah pengaruh Moskow semakin besar di negara-negara yang telah lama dalam proses menuju keanggotaan, seperti Georgia dan Serbia.

Promotion

Kehadiran China yang makin meningkat juga ikut berperan. Rencana-rencana Eropa untuk kerja sama ekonomi dan bantuan keuangan bertujuan memperkuat hubungan antara negara-negara kandidat tersebut dengan Uni Eropa.

Reformasi

Pada saat yang sama, para pemimpin Eropa menekankan bahwa percepatan penerimaan tidak berarti syarat-syarat dihapuskan. Negara-negara yang ingin bergabung harus terus melanjutkan reformasi, termasuk dalam bidang peradilan, pemerintahan, dan pemberantasan korupsi.

Proses penerimaan saat ini dianggap oleh banyak pihak memakan waktu lama. Oleh sebab itu, dibahas bentuk-bentuk integrasi bertahap dan berfasa yang baru. Para kandidat dapat memperoleh akses lebih awal ke keuntungan tertentu dari kerja sama Eropa, bahkan sebelum keanggotaan penuh tercapai.

Montenegro dan Albania

Montenegro dianggap sebagai salah satu kandidat paling maju. Di samping diskusi perluasan, terdapat juga kekhawatiran mengenai ketegangan yang terus berlanjut antara Serbia dan Montenegro. Albania juga disebut sebagai negara yang telah membuat kemajuan dalam proses penerimaan belakangan ini.

Masalah kemungkinan percepatan penerimaan Ukraina dan Moldova berdiri terpisah dari kawasan Balkan. Untuk dua negara tersebut, keputusan kemungkinan akan diambil pada pertemuan Menteri Luar Negeri pada 15 Juni.

Promotion

Tag:
Balkan

Artikel ini ditulis dan diterbitkan oleh Iede de Vries. Terjemahan dihasilkan secara otomatis dari versi bahasa Belanda asli.

Artikel terkait

Promotion